Suara.com - Atlet angkat besi, Rizki Juniansyah berhasil membawa harum nama Indonesia di panggung olahraga Internasional seusai meraih medali emas dan memecahkan rekor Olimpiade Paris 2024 beberapa waktu lalu.
Rizki berbagi cerita mengenai kenapa memilih angkat besi. “Dari kecil aku suka iseng angkat-angkat besi di rumah. Aku juga terinspirasi oleh Ayah dan kakakku yang juga atlet angkat besi. Aku mulai berlatih dari umur tujuh tahun. Tujuanku di angkat besi ingin membuktikan, karena meski dianggap kurang populer, tapi di berbagai kejuaraan dan olimpiade sering menyumbang medali, baik perunggu, perak dan sekarang emas," ucapnya dalam “Meet & Greet Team Visa Athlete Rizki Juniansyah” di Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Hadir dalam acara yang sama Ibunda Rizki yang juga biasa disapa Mama Yeni bercerita tentang bagimana giatnya Rizki berlatih sejak kecil. “Rizki kecil ya memang nurut sama orangtua. Kalau latihan sejak TK memang sudah latihan teknik di rumah, terus kelas empat mulai latihan sendiri. Dari kecil, Rizki juga sering menjadi peserta Porprov (Pekan Olahraga Provinsi), seperti saya dulu suka ikut waktu muda. Kami sebagai orangtua, dari kecil Rizki sudah kita gembleng dengan latihan dan kedisiplinan. Kadang sempat malas tapi kita terus suport Rizki. Alhamdulillahnya Rizki selalu nurut," ungkapnya.
Rizki juga menceritakan betapa besarnya peran Mama Yeni bagi Rizki dalam mencapai sukses. “Mama selalu memberikan support terbaik bagi aku sejak aku kecil. Untuk itu aku juga punya ritual sebelum bertanding, aku selalu cium Mama, cium kaki beliau dan mencuci kakinya," ujarnya.
Kini, setelah memenangkan medali emas, Rizki punya cita-cita yang besar, yaitu membantu lahirnya atlet-atlet muda yang berprestasi hingga ke kancah internasional seperti dirinya.
“Alhamdulillah setelah mendapatkan banyaknya apresiasi, termasuk dari Visa, bahkan sejak sebelum aku masuk kualifikasi olimpiade, sekarang aku ingin membangun sasana di rumahku untuk melatih anak-anak yang juga ingin menjadi atlet angkat besi. Aku ingin ada Rizki-Rizki yang lain nantinya, yang bisa bertanding ke tingkat nasional dan internasional,” tutur Rizki.
“Bangga sekali rasanya melihat Rizki menciptakan sejarah dan menjadi bagian dari keluarga besar kami di Team Visa. Tidak semua orang bisa meraih medali emas, apalagi sambil memecahkan rekor pula. Di balik setiap pencapaian, apalagi medali emas Olimpiade, ada cerita tentang langkah-langkah kecil menuju kesuksesan. Visa mendukung Rizki di setiap langkah-langkah kecilnya tahun ini menuju Olimpiade," imbuh Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari.
Berita Terkait
-
Menpora Janjikan Kasih Bonus Pribadi ke Rizki Juniansyah, Reaksi Deddy Corbuzier Tak Terduga
-
Sentil Pemerintah di Banten, Rizki Juliansyah Blak-blakan Sebut Mereka Cari Muka
-
Rizki Juniansyah Semprot Pemda Banten: Gak Usah Cari Muka dari Prestasi Atlet!
-
Cair! Jokowi Berikan Bonus untuk Para Atlet Olimpiade Paris 2024
-
Jokowi Berikan Bonus ke Atlet Peraih Medali Olimpiade Paris 2024
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Open 2026
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Fukushima/Matsumoto Terpukau Dukungan Penonton Istora Usai Juara Indonesia Open 2026
-
An Se-young: Saya Tidak Mau Kalah, Hanya Ingin Menang
-
Raymond/Joaquin Petik Pelajaran Berharga Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
-
Kimi Antonelli Juara GP Monaco 2026, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
-
Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series
-
Bandung Arena Membara! Satria Muda Sukses Balas Dendam, Bekuk Bogor Hornbills demi Samakan Kedudukan
-
Drama Balas Dendam dan Kejutan Besar Warnai Pembukaan Campus League The Nationals 2026
-
Raymond/Joaquin Dijegal Ganda Malaysia, Tuan Rumah Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026