- Arimbi Syifana Andayani, pevoli 13 tahun berjuluk "Bocah Terbang", mencuri perhatian saat debut di Final Four Livoli 2025.
- Kemampuan fenomenalnya adalah hasil tempaan latihan keras dari sang ayah, yang membentuknya menjadi atlet tangguh sejak dini.
- Mengidolakan Megawati Hangestri, ia bercita-cita mengikuti jejaknya untuk membela timnas dan bermain di luar negeri.
Suara.com - Panggung bola voli nasional kembali diramaikan oleh satu nama atlet belia yang mencuri perhatian. Dia adalah Arimbi Syifana Andayani.
Usia yang baru menginjak 13 tahun, namun talenta Arimbi luar biasa. Pevoli asal Semarang ini menggemparkan laga Final Four Livoli Divisi Utama 2025.
Kehadirannya di lapangan profesional menjadi anomali yang indah. Di saat teman sebayanya masih merintis jalan di level junior, Arimbi sudah beradu spike dengan para senior, bahkan idolanya sendiri.
Kisahnya bukan sekadar tentang bakat, tapi tentang DNA juara yang ditempa, mimpi setinggi angkasa, dan kerja keras yang melampaui usianya.
Profil dan Biodata Singkat Arimbi Syifana
Mengenal lebih dekat sang wonderkid, berikut adalah biodata singkat Arimbi yang menjadi buah bibir di kalangan pencinta voli Tanah Air:
- Nama Lengkap: Arimbi Syifana Andayani
- Asal: Semarang, Jawa Tengah
- Tanggal Lahir: 16 Maret 2012
- Usia: 13 Tahun (saat debut di Final Four Livoli 2025)
- Tinggi Badan: 176 cm
- Posisi: Opposite Hitter
- Klub Saat Ini: Rajawali O2C (Bandung)
- Akun Instagram: @arwimbi
Dijuluki Bocah Terbang
Julukan "Bocah Terbang" tidak datang tanpa alasan. Arimbi dikenal memiliki lompatan yang sangat tinggi dan kekuatan pukulan di atas rata-rata anak seusianya.
Kemampuan fenomenal ini adalah hasil tempaan disiplin dari sang ayah, Soleman Lasno, yang juga mantan atlet voli.
Menurut penuturan ibunya, Yani, Arimbi sudah diperkenalkan dengan voli sejak kecil. Latihan serius dimulai ketika Arimbi menyatakan kesiapannya menjadi pemain voli.
"Kalau jadi pemain voli harus nurut sama ayah karena latihannya nanti berat," ujar Yani menirukan ucapan suaminya kepada Arimbi.
Baca Juga: Final Four Livoli 2025: TNI AU Electric Jaga Peluang ke Final Usai Kalahkan Rajawali O2C
Sejak saat itu, menu latihannya tak main-main. Di luar jadwal klub, ayahnya memberikan porsi latihan tambahan yang berat seperti lari sprint di tanjakan dan lompat palang.
Latihan inilah yang membentuk fisik dan kemampuan melompatnya hingga ia dijuluki "Bocah Terbang".
Panggung Pembuktian Arimbi
Debut Arimbi di kompetisi sekelas Final Four Livoli Divisi Utama 2025 bersama Rajawali O2C adalah sebuah sensasi.
Diturunkan melawan tim kuat PBV TNI AU, Arimbi tak gentar. Ia tampil memukau dan berhasil menyumbangkan 6 poin untuk timnya.
Meskipun gugup karena berhadapan dengan pemain yang jauh lebih senior, ia membuktikan bahwa kepercayaan pelatih Octavian tidak salah.
"Tentunya seneng, ada juga rasa gugup sedikit karena lawannya lebih senior," ungkap Arimbi setelah laga debutnya. Momen ini menjadi penanda lahirnya calon bintang masa depan voli Indonesia.
Berita Terkait
-
Final Four Livoli 2025: TNI AU Electric Jaga Peluang ke Final Usai Kalahkan Rajawali O2C
-
LavAni Navy Sapu Bersih Putaran Pertama Final Four Livoli Divisi Utama, Perpanjang Rekor Sempurna
-
Megawati Hangestri akan Perkuat Bank Jatim di Final Four Livoli Divisi Utama 2025
-
Gaji Fantastis Megawati Hangestri di Turki dan Penantian Laga Debut 29 Agustus 2025
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Hasil Proliga 2026 Putra: Juara Bertahan Kembali Tersungkur, Garuda Jaya Menang Dramatis 3-2
-
Kontingen Indonesia Soroti Adanya Pelanggaran Regulasi di ASEAN Para Games 2025
-
Target 5 Emas Terpenuhi, Indonesia Bidik Juara Umum Para Bulu Tangkis di ASEAN Para Games 2025
-
Proliga 2026 Putri Memanas! Berikut Klasemen dan Daftar Top SKor Terbaru
-
Arah Angin Gagalkan Langkah Jafar/Felisha ke Final Indonesia Masters 2026
-
Kisah Inspiratif Eliana: Dari Buruh Cuci Kini Raih Emas ASEAN Para Games 2025
-
UPDATE ASEAN Para Games 2025: Indonesia di Peringkat Kedua, Debutan Jadi Sumber Kejutan Medali
-
Tahan Sakit dan Emosi, Alwi Farhan Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026 Lewat Drama Comeback
-
Pecah Telur! Jakarta Livin Mandiri Akhirnya Raih Kemenangan Perdana di Proliga 2026
-
Pertama Kali Masuk Semifinal Indonesia Masters, Jafar/Felisha Ungkap Kuncinya