- Sabar/Reza memenangkan pertandingan pembuka BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, China, melawan wakil Malaysia.
- Kemenangan tersebut menempatkan Sabar/Reza memimpin klasemen sementara Grup A ganda putra hari pertama turnamen.
- Wakil Indonesia lainnya mengalami kekalahan pada pertandingan perdana turnamen penutup musim tersebut.
Suara.com - Ganda putra Indonesia Sabar Gutama/Moh Reza Isfahani membuka kiprah dengan hasil positif pada hari pertama BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou, China, Rabu. Pasangan Merah Putih tersebut sukses menundukkan wakil Malaysia Man Wei Chong/Tee Kai Wun melalui dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-19.
Berdasarkan catatan dari laman resmi BWF, kemenangan itu menjadikan Sabar/Reza sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang mampu mengamankan kemenangan pada pertandingan pembuka turnamen penutup musim tersebut. Hasil ini sekaligus mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara Grup A ganda putra.
Moh Reza Pahlevi Isfahani mengungkapkan bahwa perubahan tempo permainan lawan sempat menyulitkan mereka, khususnya pada gim kedua. Namun, Sabar/Reza mampu merespons dengan pendekatan yang lebih berani di momen-momen krusial.
“Dari lawan tadi di gim kedua pertengahan itu sudah mulai ngerubah tempo permainan juga jadi tadi kami di akhir-akhir mencoba buat nothing to lose juga dan lebih diskusi bagaimana mengatasi permainan mereka,” ujar Reza di laman resmi PBSI.
Pada laga selanjutnya, Kamis (18/12/2025), Sabar/Reza dijadwalkan menghadapi pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Duel tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat Kim/Seo saat ini berstatus sebagai ganda putra nomor satu dunia.
Reza menyadari tantangan berat yang menanti mereka di pertandingan berikutnya dan menegaskan pentingnya menjaga fokus serta kesiapan fisik.
“Besok kami harus menguatkan fokusnya lagi melawan Kim/Seo (Korea), pasangan yang tahun ini sedang dalam kepercayaan diri yang sangat tinggi. Kami harus siap capek,” kata Reza.
Sementara itu, hasil positif Sabar/Reza belum diikuti oleh ganda putra Indonesia lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Pada laga perdana Grup B, Fajar/Fikri harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik melalui pertarungan tiga gim dengan skor 24-22, 18-21, 19-21.
Kekalahan tersebut membuat Fajar/Fikri sementara menempati posisi terbawah klasemen Grup B. Pada pertandingan berikutnya, Kamis (18/12/2025), mereka akan menghadapi pasangan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty yang juga merupakan ganda putra peringkat empat dunia.
Baca Juga: Sabar Karyaman Gutama Ungkap Strategi Kalahkan Man Wei Chong/Kai Wun Tee
Selain sektor ganda putra, Indonesia juga telah menurunkan wakil di nomor lain pada hari yang sama. Di Grup A tunggal putri, Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan pemain Korea Selatan An Se-young dengan skor 16-21, 21-8, 8-21.
Di sektor ganda campuran Grup B, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu kalah dari pasangan China Feng Zhe/Huang Ping dengan skor 18-21, 16-21. Sementara itu, di Grup A tunggal putra, Jonatan “Jojo” Christie takluk dua gim langsung dari wakil Thailand Kunlavut Vitidsarn dengan skor 10-21, 14-21.
Berita Terkait
-
Sabar Karyaman Gutama Ungkap Strategi Kalahkan Man Wei Chong/Kai Wun Tee
-
Sempat Unggul Jauh, Muhammad Shohibul Fikri Sebut Kekalahan Sendiri Jadi Penyebab Kekalahan
-
Raket Putus 8 Kali, Fajar Alfian Ungkap Alasan Kalah dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik
-
BWF World Tour Finals 2025: Libas Wakil Malaysia, Sabar/Reza Sukses Petik Kemenangan
-
Kurang Sabar Jadi Petaka, Jonatan Christie Ditekuk Kunlavut di BWF World Tour Finals 2025
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025