- Putri Kusuma Wardani kalah dari Akane Yamaguchi dalam laga Grup A BWF World Tour Finals 2025 di China.
- Pertandingan sengit ini berlangsung tiga gim dengan skor akhir 24-22, 19-21, dan 13-21 untuk kemenangan lawan.
- Putri bertekad membalas kekalahan pada laga penutup grup melawan wakil Jepang lainnya, Tomoka Miyazaki.
Suara.com - Perjuangan melelahkan harus dilalui tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, yang dipaksa mengakui keunggulan wakil Jepang, Akane Yamaguchi, pada laga kedua Grup A BWF World Tour Finals 2025.
Bertanding di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China, Kamis (18/12/2025) pagi WIB, Putri KW takluk lewat pertarungan sengit tiga gim dengan skor 24-22, 19-21, dan 13-21.
Kekalahan ini tak lantas mematahkan semangat Putri, karena ia langsung mengusung misi balas dendam pada laga pamungkas fase grup melawan wakil Jepang lainnya, Tomoka Miyazaki.
Pertandingan gim pertama berjalan sangat dramatis di mana Putri yang sempat tertinggal 9-13 mampu menunjukkan mental baja untuk mengejar ketertinggalan.
Momentum krusial terjadi saat Putri berhasil memaksakan setting dan akhirnya mengunci kemenangan gim pertama 24-22 melalui sebuah smes lurus yang mematikan.
Memasuki gim kedua, Putri sempat kehilangan fokus di awal laga namun berhasil bangkit memberikan perlawanan ketat hingga poin-poin kritis.
Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak karena pukulan Putri yang melebar di poin akhir membuat Akane Yamaguchi merebut gim kedua dengan skor tipis 19-21.
Pada gim penentuan, stamina dan fokus Putri tampak mulai terkuras, terutama saat lawan mengubah strategi permainan yang membuatnya tertinggal jauh 9-19.
Akane Yamaguchi akhirnya menutup perlawanan Putri dengan skor 13-21, sekaligus memberikan kekalahan kedua bagi wakil Indonesia tersebut di fase grup setelah sebelumnya tumbang dari An Se Young.
Baca Juga: Raket Putus 8 Kali, Fajar Alfian Ungkap Alasan Kalah dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik
Meski kalah, Putri tetap melihat sisi positif dari performanya yang mampu mengimbangi permainan kelas dunia milik Akane.
"Bertemu Akane kali ini dengan posisi lapangan dan bola yang berat saya bisa bermain mengimbangi dan bisa mengambil satu gim," ujar Putri usai pertandingan.
Ia merasa ada peningkatan performa dibandingkan pertemuan sebelumnya, meski hasil akhir belum berpihak padanya.
"Saya cukup senang dengan hasil ini walau belum bisa menang tapi mengingat terakhir ketemu dia juga kalahnya tuh kayak kurang puas jadi ini cukup ada peningkatan," tambahnya.
Putri juga menganalisis perubahan taktik lawan di gim ketiga yang menjadi biang kerok kekalahannya.
"Di gim ketiga Akane mengubah dari cara servisnya yang banyak servis panjang dan siap dengan sambungannya," jelas Putri.
Berita Terkait
-
Kena Comeback! Jafar/Felisha Akui Gagal Bendung Agresivitas Juara Dunia di BWF World Tour Finals
-
Sempat Unggul Jauh, Sabar/Reza Kena Comeback Menyakitkan di BWF World Tour Finals 2025
-
Wapadai Kim Won-ho/Seo Seung-jae, Moh Reza Pahlevi Isfahani: Harus Siap Capek
-
Sabar Karyaman Gutama Ungkap Strategi Kalahkan Man Wei Chong/Kai Wun Tee
-
Sempat Unggul Jauh, Muhammad Shohibul Fikri Sebut Kekalahan Sendiri Jadi Penyebab Kekalahan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
NPC Indonesia Apresiasi Pemerintah dan Berharap Atlet Bijak Manfaatkan Bonus ASEAN Para Games 2025