- Pasangan ganda putri Indonesia, Ana/Trias, tersingkir pada babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2026.
- Mereka dikalahkan pasangan Jepang, Igarashi/Takahashi, dua gim langsung (15-21, 8-21) di Istora Gelora Bung Karno.
- Kekalahan disebabkan kesulitan eksekusi strategi dan ritme permainan agresif lawan yang harus dievaluasi.
Suara.com - Perjalanan pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, harus terhenti lebih cepat di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Langkah mereka di babak kedua dijegal oleh pasangan Jepang, Arisa Igarashi/Miyu Takahashi, lewat kekalahan dua gim langsung dengan skor mencolok 15-21, 8-21.
Bertanding di Istora Gelora Bung Karno, Kamis (22/1/2026), Ana/Trias tampak kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya sejak awal laga.
Dominasi Igarashi/Takahashi begitu terasa sepanjang pertandingan hingga membuat wakil tuan rumah terus berada dalam posisi tertinggal jauh.
Banyaknya kesalahan sendiri atau unforced errors yang dilakukan Ana/Trias semakin mempermudah pasangan Negeri Sakura untuk mendulang poin demi poin.
Ana mengakui bahwa strategi yang telah disiapkan sebelum pertandingan gagal dieksekusi dengan baik di lapangan.
“Hari ini kami tampil kurang baik, sebetulnya kami sudah siap dengan pola yang mau kami mainkan, tapi kami tidak bisa keluar dari tekanan,” kata Ana usai pertandingan.
Trias menambahkan bahwa faktor utama kekalahan mereka adalah ketidakmampuan untuk lepas dari ritme permainan lawan.
“Kami terlalu terbawa permainan lawan,” imbuh Trias.
Baca Juga: Putri KW Dapat Kenaikan Pangkat dari Polri, Jadi Briptu
Analisis menarik disampaikan Ana terkait gaya main lawan yang dinilainya sangat agresif layaknya pola permainan di sektor ganda campuran.
Hal ini tidak lepas dari latar belakang Arisa Igarashi yang merupakan mantan pemain ganda campuran dan pernah berpasangan dengan bintang dunia, Yuta Watanabe.
“Dia (Igarashi) kan pernah main ganda campuran, jadi mereka memang mainnya menyerang terus dan pola ini memaksa kami untuk bermain no lob, seharusnya kami tidak terbawa pola seperti ini,” tutur Ana.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi serius bagi finalis Australian Open 2025 tersebut bersama tim pelatih, Karel Mainaky dan Nitya Krishinda Maheswari.
Trias menyoroti aspek mentalitas dan pertahanan sebagai dua hal krusial yang wajib diperbaiki untuk turnamen selanjutnya.
“Ketenangan di lapangan harus diperbaiki lagi, sama defense-nya juga harus lebih rapat,” kata Trias.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
Terkini
-
Bukan Cedera Kambuhan, Anthony Ginting Harus Absen di Babak Kedua Indonesia Masters
-
Indonesia Masters 2026: Adnan/Indah Bongkar Kunci Kemenangan atas Pasangan Korea Selatan
-
Drama Mimisan dan Comeback Sengit, Sabar/Reza Tembus Perempat Final Indonesia Masters 2026
-
Banjir Perang Saudara di Istora! Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia Masters 2026 Hari Ini
-
Jadwal Indonesia Masters 2026 Hari Ini: Ubed vs Loh Kean Yew, 3 Wakil Indonesia Saling Berhadapan
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: Megawati Hangestri Pimpin Jakarta Pertamina Enduro Lawan Tuan Rumah
-
Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Siap Sapu Bersih Laga Kandang
-
Fokus, Anthony Ginting Persiapkan Strategi Hadapi Jason Teh
-
Alwi Farhan Akui Belum Pulih Sepenuhnya, tapi Kondisi Fisik Fit Usai Singkirkan Ayush Shetty
-
Putri KW Bidik Gelar Indonesia Masters 2026