Sport / Raket
Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:29 WIB
Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu (dok. PBSI)
Baca 10 detik
  • Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berhasil melaju ke semifinal Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan pasangan unggulan Prancis lewat pertarungan tiga gim.
  • Kunci kemenangan mereka adalah mentalitas pantang menyerah, komunikasi yang baik, dan kemampuan keluar dari tekanan lawan setelah kalah di gim pertama.
  • Ini merupakan pencapaian terbaik Jafar/Felisha di Indonesia Masters, melampaui rekor perempat final mereka pada tahun 2023.

Suara.com - Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, mengukir sejarah manis dalam karier mereka di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2026.

Untuk pertama kalinya, pasangan ini berhasil menembus babak semifinal turnamen BWF World Tour Super 500 setelah melalui pertarungan sengit di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/1).

Tiket empat besar didapat usai mereka menyingkirkan unggulan keempat asal Prancis, Thom Gicquel dan Delphine Delrue, lewat drama rubber game berdurasi 1 jam 10 menit dengan skor 13-21, 22-20, 21-16.

Perjuangan Jafar/Felisha tidaklah mudah. Pada gim pembuka, mereka sempat kesulitan menemukan ritme permainan dan tertinggal jauh akibat tekanan agresif lawan serta faktor angin di lapangan.

"Pada gim pertama setelah interval memang lawan bermain cepat. Kami juga kalah angin, jadi kami bingung dan tidak bisa keluar dari tekanan," ungkap Jafar mengevaluasi performa awal mereka.

Meski sempat unggul 11-9 saat interval, momentum hilang seketika saat pasangan Prancis merebut delapan poin beruntun hingga Jafar/Felisha harus merelakan gim pertama.

Memasuki gim kedua, mentalitas pantang menyerah menjadi kunci kebangkitan pasangan peringkat sembilan dunia ini.

Drama menegangkan terjadi saat keunggulan 20-17 Jafar/Felisha berhasil disamakan lawan menjadi 20-20, namun ketenangan di poin kritis akhirnya memaksakan laga berlanjut ke gim penentuan.

"Awal gim kedua kami masih terbawa permainan lawan. Namun dengan komunikasi dan daya juang tidak mau kalah akhirnya kami bisa merebut gim kedua," jelas Felisha.

Baca Juga: Bukan Cedera Kambuhan, Anthony Ginting Harus Absen di Babak Kedua Indonesia Masters

Di gim ketiga, Jafar/Felisha tampil lebih solid dengan penempatan bola akurat dan pertahanan rapat yang membuat lawan frustrasi.

Setelah interval, mereka mampu menjaga jarak poin dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 21-16.

Felisha mengaku sangat bersyukur bisa keluar dari tekanan lawan yang bermain sangat baik dan menyulitkan sepanjang laga.

"Match tadi ga mudah karena lawan bermain sangat baik. Pola yang mereka terapkan menyulitkan kami. Keluar dari pola mereka tidak mudah. Dengan daya juang, komunikasi, rasa tak mau kalah, dan bisa mengontrol pertandingan sampai meraih kemenangan," tutur Felisha.

Kemenangan ini memperbaiki catatan terbaik mereka sebelumnya di Indonesia Masters yang hanya sampai babak perempat final pada edisi 2023.

Di semifinal, Jafar/Felisha kini menanti pemenang antara pasangan China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, atau wakil Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.

Load More