- Atlet para renang Jendi Pangabean Akmal meraih tujuh medali emas di ASEAN Para Games 2025, menjadi penyumbang medali terbanyak kontingen Indonesia.
- Jendi menjaga konsistensi berprestasi melalui disiplin ketat, asupan makanan teratur, dan dukungan penting dari keluarga yang hadir langsung.
- Keberhasilan ini melampaui capaian edisi sebelumnya; pelatih berharap Jendi menjadi panutan regenerasi atlet renang potensial Indonesia di masa depan.
Selain menyinggung soal kerja keras dan kedisiplinan suaminya ketika berlatih, perempuan berusia 31 tahun itu juga mengungkapkan sosok Jendi saat berada di rumah. Di tengah kesibukan dan rutinitasnya sebagai atlet, Jendi masih berusaha hadir sebagai sosok suami sekaligus ayah
“Mungkin orang tidak bakal percaya kalau dia adalah sosok yang berbeda ketika sudah di rumah. Jendi itu setiap pulang latihan pada sore hari selalu menyempatkan diri untuk bertemu Naka. Dia itu masih membantu memandikan, menggantikan popok, hingga membacakan dongeng sebelum tidur,” ucap dia.
Hasilkan “Jendi” Berikutnya
Sementara itu, pelatih para renang Indonesia, Agni Herarta, melayangkan pujian atas keberhasilan Jendi Pangabean Akmal yang masih bisa menjaga konsistensinya. Sebab, di usianya yang telah menginjak 34 tahun, Jendi tetap mampu mengukir prestasi yang membanggakan di regional Asia Tenggara.
“Catatan tujuh medali emas yang didapatkan Jendi ini hasil yang patut disyukuri karena luar biasa. Dengan bertambahnya usia, tetapi itu tidak mengubah semangatnya untuk menjadi yang terbaik di ASEAN Para Games 2025,” kata Agni Herarta.
Menurut Agni, kesuksesan Jendi memang sudah selayaknya didapatkan. Sebab, dari kaca mata sang pelatih, Jendi adalah sosok atlet yang disiplin, baik di dalam maupun luar kolam. Dukungan fasilitas dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia) juga turut menunjang prestasinya.
Agni berharap, para perenang muda di Indonesia bisa menjadikan Jendi sebagai sosok panutan. Apalagi, dengan proses regenerasi yang terus dijaga, dia melihat ada banyak atlet potensial yang bisa melanjutkan jejak prestasi Jendi di masa depan.
“Ada banyak atlet yang berpotensi melanjutkan jejak Jendi di masa mendatang. Menurut saya, regenerasi atlet di Indonesia ini terus berjalan. Jadi, penerusnya tidak hanya satu, tetapi masih ada banyak Jendi-Jendi lainnya,” kata dia.
“Bagi saya, Jendi adalah orang yang selalu rendah hati. Saya ingin berpesan agar dia selalu menjaga semangatnya. Dia harus bisa menghabiskan semua kesempatan sampai benar-benar habis,” lanjut Agni Herarta.
Baca Juga: Piala Asia Futsal 2026: Kegilaan Timnas Futsal Indonesia, Unggul Head to Head Atas Semua Lawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026
-
Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026
-
Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol
-
Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026
-
Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Juara Kejurnas ORADO 2026
-
Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol
-
Kondisi Marc Marquez usai Terlempar ke Gravel di MotoGP Spanyol
-
Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung
-
Klasemen IBL Pekan ke-12: Pelita Jaya Makin Kokoh di Puncak
-
Ubed Jadi Pahlawan, Indonesia Comeback Kalahkan Thailand 3-2 di Piala Thomas 2026