- Tim para judo Indonesia meraih tujuh medali emas dalam tujuh nomor pertandingan ASEAN Para Games 2025 di Thailand.
- Pelatih Lee Yong-il menekankan disiplin, mentalitas kuat, dan kerja keras sebagai kunci utama kesuksesan atlet.
- Keberhasilan ini menjadi bekal utama Indonesia untuk menargetkan posisi tiga besar di Asian Para Games 2026 Jepang.
Suara.com - Pelatih para judo Indonesia, Lee Yong-il, membeberkan tiga kunci sukses dalam menyikat semua medali emas yang diperebutkan di ASEAN Para Games 2025. Disiplin, mentalitas dan kerja keras merupakan kombinasi yang harus dimiliki seorang atlet profesional.
Prestasi tim para judo Indonesia benar-benar luar biasa selama sepekan beraksi di Thailand. Di cabor ini, ada tujuh nomor pertandingan yang diperlombakan. Hebatnya, seluruh nomor itu bisa dimenangi wakil Indonesia.
Raihan tujuh emas itu sesuai keyakinan Lee Yong-il bahwa Asia Tenggara bukan level tim para judo Indonesia. Maka tak heran ada tiga nomor dimana atlet Indonesia bisa membawa pulang medali emas dan perak.
Secara keseluruhan tim para judo Indonesia mendapatkan tujuh emas, tiga perak dan satu perunggu. Sementara tim tuan rumah Thailand hanya kebagian tiga perak dan tujuh perunggu serta Singapura mendapatkan satu perak.
Lee Yong-il berbicara tentang pentingnya kombinasi disiplin, mentalitas dan kerja keras yang ditanamkan kepada atlet-atlet para judo Indonesia.
"Kalau saya bilang atlet yang fisik kurang, teknik kurang, itu tidak apa-apa. Yang penting mentalnya harus siap dan harus disiplin, seperti disiplin waktu latihan dan makanan. Jadi atlet harus profesional," kata Lee Yong-il, Minggu (25/1/2026).
Lee Yong-il menjelaskan alasan kerap memanggil muka baru untuk menjadi bagian dari tim para judo Indonesia, terutama selepas ASEAN Para Games 2022. Sosok yang sudah tinggal di Indonesia selama 15 tahun ini kerap melakukan talent scouting untuk melihat potensi yang tersebar di daerah-daerah.
"Saya lihat seluruh Indonesia, di daerah-daerah, atlet yang gerakannya cepat, mentalnya sudah siap dan disiplin, saya panggil. Terus saat di latihan diajarkan teknik dan fisiknya," tutur Lee Yong-Il.
Keberhasilan sapu bersih medali emas di ASEAN Para Games 2025 menjadi bekal untuk melangkah ke level yang lebih tinggi. Lee Yong-il sudah merancang program dan target menuju Asian Para Games 2026 yang akan berlangsung di Nagoya, Jepang.
Baca Juga: Sudah 7 Pemain Diaspora kembali ke Liga Indonesia, Siapa yang Bakal Menyusul? Ini Prediksinya!
"Kita punya target juara ketiga dulu. Kalau untuk juara satu saya lihat masih berat, karena di Asia ada Korea, Jepang, Uzbekistan dan Kazakhstan. Mereka atletnya sudah banyak. Setiap ada event minimal ada 20 orang yang ikut terus. Jadi, mereka punya pengalaman," ungkap Lee Yong-Il.
Salah satu atlet para judo Indonesia, Siyamsih, mengungkapkan kedisiplinan yang diterapkan Lee Yong-il selama masa persiapan. Kedisiplinan itu berpadu dengan kesabarannya dalam membimbing setiap atlet.
"Sensei itu baik, terus dia juga telaten, sabar sama atlet-atletnya. Secara teknis ya dia disiplin banget, tegas juga," kata Siyamsih yang meraih medali emas di nomor -60 kilogram putra J1/J2 ini.
Siyamsih pun mengucapkan terima kasih kepada pelatih Lee Yong-il yang sudah membantunya meraih medali emas. Tak ketinggalan dukungan keluarga dan pemerintah yang membuatnya terus bersemangat mengejar prestasi.
"Emas ini saya persembahkan untuk Indonesia, terutama keluarga saya, orang-orang yang selama ini sudah support saya, terutama ya orang tua saya. Juga untuk pelatih dan semuanya yang sudah membimbing saya sampai titik ini. Makasih Bapak Menpora dan coach judo semuanya," ungkap atlet debutan asal Kabupaten Klaten ini.
Hal yang sama juga diungkapkan peraih medali emas -81 kilogram putra J1/J2, Sahrul Sulaiman. Atlet asal Medan ini turut merasakan kedisiplinan pelatih yang membuatnya terus berkembang.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Jakarta Jadi Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026
-
Swiss Open 2026: Lama Absen, Adnan/Indah Bertekad Tampil Konsisten
-
Swiss Open 2026: Menang di Babak Pertama, Putri KW Tak Alami Kendala Adaptasi
-
Sempat Sparring Bareng, Jafar/Felisha Heran Wakil Inggris Tampil Melempem di Swiss Open 2026
-
Aldila Sutjiadi Berhasil Melaju ke Semifinal Turnamen WTA 125 Austin
-
Geram Atlet Jadi Korban Pelecehan, Erick Thohir: Jahanam!
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Babak Kedua, Jafar/Felisha Sebut Masih Banyak Salah
-
Swiss Open 2026: Disingkirkan Wakil China, Ubed Akui Kalah Fisik
-
Swiss Open 2026: Banyak Pemain Bagus, Anthony Sinisuka Ginting Nilai Persaingan Merata