- Tyson Fury resmi mengakhiri masa pensiunnya dan akan menghadapi petinju Rusia, Arslanbek Makhmudov, di Inggris pada 11 April 2026 mendatang.
- Laga ini menjadi penampilan perdana sang petinju berjuluk The Gypsy King sejak menelan kekalahan beruntun melawan Oleksandr Usyk pada akhir tahun 2024.
- Fury mengincar kemenangan atas Makhmudov demi memuluskan jalannya membalas kekalahan dari Usyk dan mengejar ambisi menjadi juara dunia tak terbantahkan.
Suara.com - Tyson Fury secara resmi mengumumkan kesiapannya untuk kembali naik ring dalam ajang Tinju Dunia melawan petinju tangguh asal Rusia, Arslanbek Makhmudov.
Pertarungan kelas berat yang sangat dinantikan ini dijadwalkan bakal berlangsung di Inggris pada tanggal 11 April mendatang.
Comeback spektakuler dari petinju berjuluk The Gypsy King ini sekaligus mengakhiri masa pensiun singkatnya setelah sempat menelan kekalahan pahit dari Oleksandr Usyk.
Mantan juara dunia kelas berat tersebut terlihat sangat bersemangat untuk kembali membuktikan ketangguhannya di hadapan publik sendiri setelah sempat menyatakan berhenti dari olahraga ini.
"Sangat bersemangat bisa kembali (ke ring tinju)," kata Tyson Fury dalam laporan BBC yang dikutip di Jakarta, Kamis.
Sebelumnya, Fury sempat memutuskan untuk gantung sarung tinju tepat sebulan setelah kekalahan dalam pertarungan ulang melawan Oleksandr Usyk pada Desember 2024.
Keputusan untuk kembali ke kancah profesional diambil oleh petinju berusia 37 tahun itu pada awal Januari 2026 karena merasa hasrat bertarungnya belum benar-benar padam.
"Hati saya selalu dan akan selalu ada di tinju. Seseorang beri tahu sang raja bahwa sang jagoan telah Kembali!" katanya.
Petinju asal Morecambe itu tercatat memiliki rekor mentereng dengan 34 kemenangan dari 37 pertandingan, di mana 24 di antaranya diraih melalui kemenangan knockout (KO).
Baca Juga: Hasil Tinju Dunia: Kalahkan Tyson Fury, Oleksandr Usyk Rengkuh Juara Kelas Berat Sejati
Lawan yang akan dihadapi pada bulan April nanti, Arslanbek Makhmudov, juga bukan lawan sembarangan karena memiliki catatan 21 kemenangan dari 23 laga profesional.
Makhmudov sendiri datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah sukses mengalahkan petinju Inggris, Dave Allen, pada laga terakhirnya di bulan Oktober 2025 lalu.
Duel di tanah Inggris ini akan menjadi momen pertama bagi Fury bertanding di rumah sendiri sejak terakhir kali mengalahkan Derek Chisora di Stadion Tottenham Hotspur.
Sepanjang karier gemilangnya, Fury pernah mendominasi kelas berat dengan merebut sabuk WBA, IBF, dan WBO dari tangan Wladimir Klitschko pada tahun 2015.
Ia juga pernah mengamankan gelar juara dunia versi WBC setelah menghentikan perlawanan Deontay Wilder melalui pertarungan yang sangat ikonik pada tahun 2020.
Meskipun pernah mengoleksi banyak gelar bergengsi, status sebagai juara dunia tak terbantahkan atau undisputed heavyweight champion sejauh ini belum pernah berhasil ia sandang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Hasil Undian AVC Champions League 2026: Indonesia Diwakili Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya
-
Jadi Tuan Rumah, Indonesia Punya Dua Misi di AVC Mens Volleyball Champions League 2026
-
Ruichang China Masters: Jadi Runner-up, Prahdiska Bagas Shujiwo Perlu Tingkatkan Power
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Ruichang China Masters 2026: Prahdiska Bagas Shujiwo Satu-satunya Wakil Merah Putih di Final
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara