Sport / Raket
Sabtu, 04 April 2026 | 17:20 WIB
Andre Rosiade dalam pembukaan Rosiade Padel Tournament I, Sabtu (4/4/2026) di Crown Padel, kawasan Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten. [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menyelenggarakan Rosiade Padel Tournament di Alam Sutera, Tangerang, pada 4 April 2026.
  • Turnamen ini memfasilitasi kategori pemula sebagai sarana inklusif untuk mempererat hubungan keluarga melalui aktivitas fisik yang sangat diminati masyarakat.
  • Penyelenggara menyediakan pendaftaran, fasilitas makanan, serta hadiah menarik secara gratis untuk meminimalisir hambatan ekonomi bagi seluruh peserta turnamen.

Suara.com - Tren olahraga padel di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta dan Tangerang, terus menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan. Melihat antusiasme tersebut, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, secara resmi menggelar ajang bertajuk Rosiade Padel Tournament.

Turnamen ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan inisiatif untuk memasyarakatkan olahraga yang kini tengah digandrungi oleh berbagai kalangan.

Dibuka secara resmi pada Sabtu (4/4/2026) di Crown Padel, kawasan Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten, turnamen ini menarik perhatian publik karena konsepnya yang unik.

Andre Rosiade menekankan, padel memiliki karakteristik khusus yang membuatnya sangat cocok dijadikan sebagai medium pemersatu anggota keluarga melalui aktivitas fisik.

Andre Rosiade dalam pembukaan Rosiade Padel Tournament I, Sabtu (4/4/2026) di Crown Padel, kawasan Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten. [Suara.com]

Simbol Kebersamaan Keluarga

Dalam sambutannya saat membuka acara, Andre Rosiade mengungkapkan alasan utama di balik pemilihan padel sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Menurutnya, padel memiliki inklusivitas yang tinggi, di mana setiap anggota keluarga dari berbagai rentang usia bisa ikut berpartisipasi dan bersenang-senang di dalam lapangan.

"Tujuannya adalah memfasilitasi teman-teman yang ingin berolahraga padel. Ini sudah menjadi olahraga keluarga ya. Jadi, harapan selanjutnya adalah, padel bisa jadi ajang berkumpul keluarga," kata Andre Rosiade.

Fenomena di lapangan memang membuktikan hal tersebut. Padel, yang merupakan kombinasi antara tenis dan squash, tidak menuntut kekuatan fisik se-ekstrem tenis lapangan pada umumnya.

Baca Juga: Apresiasi Harga BBM Tak Naik, Komisi VI DPR Sebut Presiden Prabowo Siap Hadapi Dinamika Global

Namun, tetap memberikan intensitas kardio yang cukup. Hal inilah yang membuat olahraga ini diminati oleh pasangan suami-istri hingga kakak-beradik.

Andre Rosiade dalam pembukaan Rosiade Padel Tournament I, Sabtu (4/4/2026) di Crown Padel, kawasan Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten. [Suara.com]

"Banyak kan, adiknya ikut tanding, kakaknya ikut tanding, suami-istri ikut tanding. Ini jadi olahraga keluarga, dan kita ingin membantu mendukung supaya olahraga keluarga ini bisa berjalan dengan baik," sambungnya.

Turnamen Gratis dengan Fasilitas Lengkap

Salah satu daya tarik utama dari Rosiade Padel Tournament kali ini adalah aksesibilitasnya. Di tengah biaya sewa lapangan padel yang relatif masih cukup tinggi di kawasan urban, Andre Rosiade memberikan terobosan dengan menggratiskan biaya pendaftaran bagi seluruh peserta.

Tidak hanya itu, peserta juga dimanjakan dengan berbagai fasilitas pendukung selama turnamen berlangsung.

Andre menjelaskan, ini merupakan turnamen Padel pertama yang digelarnya. Dalam turnamen ini, pendaftar dilakukan secara gratis, serta ada hadiah yang disiapkan.

"Insya Allah turnamen ini kami laksanakan secara gratis. Seluruh peserta mendaftar secara gratis, lalu mendapatkan sarapan pagi gratis, dan juga makan siang gratis, dengan hadiah yang sangat menarik," ujarnya.

Langkah ini diapresiasi oleh banyak pihak, mengingat tingginya minat masyarakat usia 18-45 tahun terhadap olahraga baru yang Instagrammable dan kompetitif namun tetap santai.

Dengan adanya fasilitas makan dan pendaftaran gratis, hambatan ekonomi untuk mencoba turnamen kompetitif pun dapat diminimalisir.

Andre Rosiade dalam pembukaan Rosiade Padel Tournament I, Sabtu (4/4/2026) di Crown Padel, kawasan Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten. [Suara.com]

Kategori Pertandingan dan Distribusi Pemenang

Pada edisi perdana ini, Rosiade Padel Tournament memfokuskan kategori pada tingkat pemula atau beginner.

Hal ini bertujuan agar para pemain baru yang sedang giat berlatih tidak merasa terintimidasi oleh pemain profesional, sehingga atmosfer kompetisi tetap terasa menyenangkan namun tetap kompetitif.

Andre melanjutkan, di turnamen Padel ini, kategorinya hanya ada upper beginner dan beginner. Kemudian, di dalamnya ada tiga kategori, yaitu lelaki, perempuan, dan campuran.

Sistem pembagian pemenang juga dirancang sedemikian rupa agar memberikan apresiasi yang luas kepada para peserta yang telah berjuang di lapangan.

"Pemenang totalnya sembilan pasangan. Jadi, sembilan dikali tigay, total 27 pemenang," kata dia.

Rencana Besar untuk Edisi Kedua di Bulan Juli

Kesuksesan penyelenggaraan di bulan April ini tampaknya akan menjadi pelecut semangat bagi Andre Rosiade untuk terus mengembangkan komunitas padel di Indonesia.

Politisi Partai Gerindra tersebut sudah membocorkan rencana jangka pendek untuk menggelar turnamen kedua yang lebih inklusif dan menantang.

Jika turnamen di April sukses, Rosiade Padel Tournament akan kembali dilaksanakan pada Juli mendatang.

Di turnamen tersebut tak hanya menyasar orang-orang dewasa yang sudah berkeluarga, tapi juga akan menyasar segmen anak-anak guna mencari bibit-bibit muda potensial di cabang olahraga ini.

"Insya Allah, Juli akan ada turnamen kedua. Kalau saat ini hanya untuk uuper beginner dan beginner, nanti dalam Rosiade Padel Tournament kedua, Juli, akan ada Bronze dan juga U-12," ujarnya.

Penyelenggaraan kategori U-12 (di bawah usia 12 tahun) menjadi bukti nyata komitmen Andre dalam membangun ekosistem olahraga keluarga.

Dengan mengajak anak-anak sejak dini, diharapkan padel bukan hanya menjadi tren sesaat, melainkan bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia di masa depan.

Menariknya, Andre memastikan bahwa komitmen untuk menggratiskan pendaftaran akan tetap dipertahankan pada edisi berikutnya.

Load More