- Jonatan Christie melaju ke perempat final Badminton Asia Championships 2026 setelah mengalahkan wakil Jepang, Yudai Okimoto, dalam dua gim langsung.
- Jojo mengakui sempat kesulitan membaca permainan lawan karena minimnya rekaman video pertandingan Okimoto yang tersedia untuk dianalisis sebelum laga.
- Kunci kemenangan Jonatan terletak pada kemampuannya beradaptasi cepat di lapangan, meskipun sempat tertinggal pada interval gim pertama.
Suara.com - Jonatan Christie sukses mengamankan satu tiket menuju babak perempat final Badminton Asia Championships (BAC) 2026 setelah melewati hadangan wakil Jepang, Yudai Okimoto.
Tunggal putra andalan Indonesia ini mengaku sempat buta kekuatan lawan karena minimnya informasi dan rekaman pertandingan yang tersedia sebelum laga dimulai.
Meski demikian, Jojo berhasil menunjukkan kematangannya dengan beradaptasi cepat di lapangan dan menutup laga dengan kemenangan dua gim langsung.
Laga yang berlangsung di Ningbo, China, tersebut menjadi pertemuan perdana bagi kedua pemain di ajang kompetisi resmi.
Jonatan mengaku cukup kesulitan memetakan gaya bermain Okimoto yang rekam jejaknya jarang terekspos di level internasional.
"Ya memang baru pertama ketemu, jarang ngeliat dia main juga. Kemarin pun melihat beberapa di Youtube tidak banyak ada cuplikannya," ungkap Jonatan dalam rilis resmi PBSI.
Keterbatasan data tersebut membuat Jojo harus bekerja ekstra keras di atas lapangan untuk membaca kelemahan dan kekuatan lawan secara langsung.
"Tapi bersyukur tadi bisa pelan-pelan adaptasi dengan baik," tambahnya penuh rasa syukur.
Dalam jalannya pertandingan, Jojo sempat berada di bawah tekanan dan tertinggal 7-11 pada interval gim pertama.
Baca Juga: Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
Ia bahkan nyaris kehilangan momentum saat keunggulannya 18-15 berhasil dikejar oleh Okimoto, sebelum akhirnya mengunci kemenangan 21-18.
Pertarungan sengit kembali tersaji di awal gim kedua hingga papan skor menunjukkan angka imbang 9-9.
Selepas interval, Jonatan kembali menunjukkan kelasnya dengan tampil lebih dominan dan memastikan kemenangan di gim kedua.
Keberhasilan lolos ke babak delapan besar ini menyamai pencapaiannya pada edisi tahun lalu di turnamen yang sama.
"Pertama Puji Tuhan, bersyukur bisa kembali lolos ke babak ke-8 besar. Terakhir tahun lalu juga ke-8 besar," ujar Jojo.
Mengenai kondisi pertandingan, Jonatan menegaskan bahwa setiap situasi memiliki sisi untung dan ruginya masing-masing, tergantung lawan yang dihadapi.
Berita Terkait
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026
-
Jafar/Felisha Ingin Ulangi Prestasi Tahun Lalu di BAC 2026
-
Adnan/Indah Akui Tertekan Sejak Awal Usai Tersingkir di BAC 2026
-
Bobby/Melati Jadikan BAC 2026 Ajang Belajar Usai Tersingkir di 32 Besar
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030