Sukabumi.suara.com - Dikalangan anak muda sekarang, sedang marak mengenai istilah Friend With Benefit atau yang lebih dikenal dengan sebutan FWB.
FWB merupakan penamaan hubungan yang umumnya dilakukan oleh teman lawan jenis, namun identik dengan orientasi terhadap hubungan seksual. Hal tersebut dilakukan dengan tanpa menyertakan perasaan cinta, kasih sayang, atau komitmen yang mengarah pada hal serius seperti pernikahan.
Banyak anak muda di masa kini yang menganggap FWB sebagai hal yang lumrah dan bukan lagi hal tabu untuk dilakukan.
Diyakini jika latar belakang seseorang berani melakukan hal ini adalah karena rasa sakit hati, atau trauma saat menjalani hubungan yang sudah dilandasi komitmen sebelumnya.
Bukti akan banyaknya orang yang menjadikan FWB sebagai hal yang lumrah terbukti dengan semakin banyaknya konten tentang hal terkait di berbagai platform media sosial mulai dari TikTok, Twitter, Instagram, ataupun Facebook.
Satu hal yang tak banyak orang pahami, bahwa konsep FWB sejatinya memiliki banyak dampak negatif. Mulai dari perasaan hingga masalah kesehatan, ini dampak negatif yang dimaksud dari paham dan praktik FWB:
1. Perasaan tak berbalas
Sedari awal sudah ditegaskan bahwa tidak adanya komitmen dalam hubungan ini, sehingga tidak melibatkan perasaan satu sama lain. Hubungan ini hanya berlandaskan kepuasan seksual masing-masing pihak.
Jika perasaan muncul di tengah-tengah kesepakatan dan berharap pihak seberang membalasnya, maka jangan berharap karena perasaan tersebut kemungkinan besar tidak akan terbalas.
Baca Juga: Heboh Harry Styles Tertangkap Kamera Terlihat Ludahi Aktor Chris Pine
2. Kehilangan sosok teman
Jika FWB yang dijalani melibatkan sosok yang sebelumnya berstatus sebagai teman, maka siap-siap menerima konsekuensi jika pertemanan akan hancur. Hal tersebut lantaran tidak ada keterbukaan antara satu sama lain dan hanya menyisakan ketertarikan seksual saja.
Jika hubungan sudah berakhir, maka tak sedikit yang biasanya berakhir menjadi saling menjauh satu sama lain layaknya orang asing.
3. Risiko penyakit menular
Meski ada beberapa kasus FWB yang tidak melibatkan adanya hubungan seksual, tetapi kebanyakan dari hubungan ini melibatkan hal tersebut.
Tidak adanya komitmen dapat membuat seseorang mudah untuk berganti-ganti pasangan. Oleh sebab itu FWB berisiko untuk menularkan penyakit kelamin seperti sifilis, gonore, hepatitis, atau yang paling buruk, HIV/AIDS.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
9 Sepatu Trail Running untuk Medan Berat, Pilihan Terbaik Februari 2026
-
5 Skincare yang Ampuh Kencangkan Kulit Wajah, Samarkan Kerutan
-
Kiprah B.J. Habibie dalam Sejarah Kebebasan Pers Indonesia
-
NasDem Nilai Wacana Prabowo Dua Periode Masuk Akal, Approval Rating Hampir 80 Persen Jadi Dasar
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?
-
Dihantam Kasus IPO, Ini Pembelaan Manajemen Baru PIPA
-
Bagaimana Kiswah Kakbah Berlafaz Allah Bisa Sampai ke Epstein dan Dijadikan Alas Lantai?
-
Casemiro Hengkang, Seberapa Cocok Sandro Tonali Jadi Pengganti di Manchester United?
-
Tiket Piala Dunia 2026 Terlalu Mahal! Fans Inggris Boikot, Ribuan Kursi Gak Laku Dijual
-
Truk Terguling di S. Parman, Belasan Rute Transjakarta Terdampak Sore Ini