- Truk terbalik di Jalan Letjen S. Parman pada Senin sore menghambat signifikan layanan Transjakarta Koridor 8, 9, dan lainnya.
- Transjakarta melalui media sosial resmi mengumumkan dampak keterlambatan bus pada banyak koridor akibat insiden truk tersebut.
- Layanan Transjakarta juga sebelumnya terganggu oleh kecelakaan lain di Jakarta Utara dan Selatan, memerlukan penyesuaian rute.
Suara.com - Arus lalu lintas di kawasan Jakarta Barat kembali diwarnai insiden memilukan yang berdampak luas bagi para pengguna transportasi publik.
Satu unit truk dilaporkan mengalami kendala teknis hingga terbalik di sekitar Jalan Letjen S. Parman pada Senin (9/2/2026) sore.
Posisi truk yang melintang dan menutup sebagian ruas jalan tersebut mengakibatkan distribusi armada bus Transjakarta menjadi terhambat secara signifikan.
Layanan Transjakarta yang sudah pulih dari dampak kecelakaan pada pagi hari, kini harus kembali menghadapi kendala operasional di rute-rute vital.
Pihak manajemen melalui akun resmi X @PT_Transjakarta segera memberikan pernyataan resmi mengenai situasi darurat yang dialami para pelanggan tersebut.
"Koridor 8, 9, Rute 3F, 8K, 8M, 9A, 9E, 10H, S11, S61, T11 dan T12 mengalami keterlambatan kedatangan bus dikarenakan adanya truk yang mengalami kendala teknis di sekitar Jl. Letjen S. Parman," bunyi pernyataan yang dibagikan.
Akibat peristiwa ini, penumpukan calon penumpang diperkirakan terjadi di sejumlah halte sepanjang koridor yang terdampak insiden tersebut.
Pihak Transjakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi di luar kendali operasional mereka.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Pelajar Meninggal Dunia Diduga Akibat Jalan Rusak, Keluarga Bisa Tuntut Pemerintah
Hingga saat ini, petugas terkait masih berupaya melakukan evakuasi terhadap truk tersebut agar arus lalu lintas kembali normal dan bus dapat melintas tanpa hambatan.
Para pengguna jasa diimbau untuk terus memantau pergerakan armada secara mandiri melalui kanal informasi digital yang telah disediakan.
Sebagaimana diketahui, layanan Transjakarta juga sempat terdampak pada sejumlah rute bus yang melintasi kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.
Berdasarkan laporan resmi, kecelakaan pertama melibatkan sebuah kendaraan pribadi yang menabrak separator di sekitar Halte Kodamar, hingga pihak manajemen Transjakarta harus melakukan penyesuaian operasional pada Koridor 10 untuk rute 10D.
Insiden serupa juga dilaporkan terjadi di Koridor 9, di mana sebuah truk dilaporkan menghantam separator di sekitar Halte Denpasar dan berdampak cukup luas karena mencakup empat rute sekaligus, yakni rute 6B, 6M, 9A, dan 9C.
Berita Terkait
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
9 Fakta dan Kronologi Kecelakaan di Singapura yang Menewaskan Bocah WNI Usia 6 Tahun
-
Pelajar Meninggal Dunia Diduga Akibat Jalan Rusak, Keluarga Bisa Tuntut Pemerintah
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur