News / Metropolitan
Senin, 09 Februari 2026 | 18:12 WIB
Ilustrasi truk terguling di Jakarta. (tangkapan layar/ist)
Baca 10 detik
  • Truk terbalik di Jalan Letjen S. Parman pada Senin sore menghambat signifikan layanan Transjakarta Koridor 8, 9, dan lainnya.
  • Transjakarta melalui media sosial resmi mengumumkan dampak keterlambatan bus pada banyak koridor akibat insiden truk tersebut.
  • Layanan Transjakarta juga sebelumnya terganggu oleh kecelakaan lain di Jakarta Utara dan Selatan, memerlukan penyesuaian rute.

Suara.com - Arus lalu lintas di kawasan Jakarta Barat kembali diwarnai insiden memilukan yang berdampak luas bagi para pengguna transportasi publik.

Satu unit truk dilaporkan mengalami kendala teknis hingga terbalik di sekitar Jalan Letjen S. Parman pada Senin (9/2/2026) sore.

Posisi truk yang melintang dan menutup sebagian ruas jalan tersebut mengakibatkan distribusi armada bus Transjakarta menjadi terhambat secara signifikan.

Layanan Transjakarta yang sudah pulih dari dampak kecelakaan pada pagi hari, kini harus kembali menghadapi kendala operasional di rute-rute vital.

Pihak manajemen melalui akun resmi X @PT_Transjakarta segera memberikan pernyataan resmi mengenai situasi darurat yang dialami para pelanggan tersebut.

"Koridor 8, 9, Rute 3F, 8K, 8M, 9A, 9E, 10H, S11, S61, T11 dan T12 mengalami keterlambatan kedatangan bus dikarenakan adanya truk yang mengalami kendala teknis di sekitar Jl. Letjen S. Parman," bunyi pernyataan yang dibagikan.

Akibat peristiwa ini, penumpukan calon penumpang diperkirakan terjadi di sejumlah halte sepanjang koridor yang terdampak insiden tersebut.

Pihak Transjakarta pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi di luar kendali operasional mereka.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga: Pelajar Meninggal Dunia Diduga Akibat Jalan Rusak, Keluarga Bisa Tuntut Pemerintah

Hingga saat ini, petugas terkait masih berupaya melakukan evakuasi terhadap truk tersebut agar arus lalu lintas kembali normal dan bus dapat melintas tanpa hambatan.

Para pengguna jasa diimbau untuk terus memantau pergerakan armada secara mandiri melalui kanal informasi digital yang telah disediakan.

Sebagaimana diketahui, layanan Transjakarta juga sempat terdampak pada sejumlah rute bus yang melintasi kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.

Berdasarkan laporan resmi, kecelakaan pertama melibatkan sebuah kendaraan pribadi yang menabrak separator di sekitar Halte Kodamar, hingga pihak manajemen Transjakarta harus melakukan penyesuaian operasional pada Koridor 10 untuk rute 10D.

Insiden serupa juga dilaporkan terjadi di Koridor 9, di mana sebuah truk dilaporkan menghantam separator di sekitar Halte Denpasar dan berdampak cukup luas karena mencakup empat rute sekaligus, yakni rute 6B, 6M, 9A, dan 9C.

Load More