Sukabumi.suara.com - Misteri tentang kematian satu keluarga di Kalideres akhirnya terpecahkan. Diketahui penyebab dari meninggalnya empat orang tersebut karena penyakit yang dideritanya.
Rudyanto Gunawan (71) meninggal akibat penyakit pada saluran pencernaannya, Renny Margaretha (68) meninggal akibat kanker payudara, Budyanto Gunawan (68) meninggal akibat serangan jantung, dan Dian Febbyan (42) meninggal karena gangguan pernapasan.
Warga setempat menilai jika keluarga dari Rudyanto, terkesan sangat tertutup dan enggan untuk bersosialisasi. Ketua setempat yaitu Asiung, mengatakan jika keluarga tersebut sudah tinggal selama 20 tahun di Komplek Citra 1 Extension. Tetapi keempatnya selalu mengurung diri, enggan untuk bersosialisasi.
Asiung menyebutkan keempatnya tidak mau dimasukan ke dalam grup WhatsApp komplek.
“Mereka nggak mau. Itu pun nggak sembarang orang tau nomor teleponnya, cuma saya tau nomor telepon anaknya (Dian) aja,” kata Asiung, Sabtu (10/12/2022) dikutip dari suara.com.
Walaupun keluarga tersebut tidak masuk ke dalam grup komplek, Asiung tetap memiliki nomer dari Dian sang anak. Asiung menyebutkan perlu memiliki seluruh kontak warganya, walaupun hanya perwakilan.
Asiung beranggapan jika saja saat itu Dian mau menceritakan masalah yang menimpa dirinya dan keluarganya mungkin nyawanya masih bisa diselamatkan.
Karena berdasarkan dengan keterangan Polda Metro Jaya disebutkan jika Rudyanto dan Margaretha meninggal terlebih dahulu. Disusul oleh Budyanto dan Dian.
“Sangat disayangkan kenapa nggak melapor, kalau lagi kesusahan. Dalam arti kalau melapor dari awal mungkin dua orang terselamatkan,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah