Sukabumi.suara.com - Jika ingin membeli kendaraan bekas, hati-hati dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) palsu.
Bisa saja kendaraan bekas yang Anda beli dari hasil kejahatan sehingga STNK-nya palsu.
Perlu diketahui, STNK sendiri merupakan salah satu dokumen sah dan bukti kepemilikan sebuah kendaraan.
Menghimpun dari berbagai sumber, berikut cara membedakan STNK asli dan palsu:
Sticker Hologram
Terdapat stiker hologram di STNK yang berada di sisi kanan dengan pemasangan halus. Kemudian, saat diterawang sticker tersebut tidak akan berubah warna.
Sebaliknya, jika hologram pada STNK ternyata berubah warna ketika diterawang, berarti surat itu palsu.
Teknologi stiker hologram sering digunakan untuk menandakan keaslian dari barang.
Barcode
Perlu diketahui barcode berisi data pemilik kendaraan pada STNK terdapat barcode yang bila pemiliknya men-scan akan memunculkan angka atau identitas pemilik kendaraan.
Sedangkan pada STNK palsu tidak akan ada informasi apa pun ketika men-scan barcode tersebut.
Bagi yang ingin melakukan scan barcode bisa mengunjungi kantor SAMSAT terdekat dan gratis.
Cetakan Ejaan STNK
Selain itu ciri lain dari STNK palsu adalah tidak adanya ejaan STNK di sisi kanan. Jika Anda perhatikan, di sisi kanan surat ini ada lubang tipis yang berbentuk ejaan STNK.
Terdapat 50 lubang kecil yang membentuk ejaan STNK tersebut. Namun, di STNK palsu ternyata tidak ada. Inilah yang menjadi salah satu penanda apakah STNK tersebut asli atau palsu.
Jenis kertas STNK
Jenis kertas STNK asli lebih tebal daripada STNK palsu. Selain itu, ketika diraba kertas akan terasa lebih kasar, karena terdapat pengamanan tertentu yang hanya ada di STNK asli.
Sedangkan, jenis kertas pada STNK palsu cenderung halus, mudah dilipat, dan mudah sobek.
Berita Terkait
-
Pertahankan Tradisi Leluhur, Kampung Adat di Sukabumi Ini Ternyata Punya PLTA dan Stasiun Telivisi Sendiri
-
Hari Ini, Layanan SIM Keliling di Kota Sukabumi Digelar di Depan BPR Supra dan Kantor Kecamatan Citamiang
-
Cepot Ikon Motocross dari Sukabumi
-
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Melaksanakan Salat IdulFitri 1 Syawal 1444 Hijriah Di Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh