Sukabumi.suara.com - Setelah memperkuat klub liga 2 Jepang Tokya Verdy dari PSIS Semarang, nama Arhan Pratama kian populer di dunia persepakbolaan tanah air.
Karena kehebatannya pemain asal Blora, Jawa Tengah itu, selalu jadi langganan Timnas Indonesia.
Tapi apa yang diraih suami dari Azizah Salsha saat ini tidak mudah, ia harus melalui jalan terjal untuk bisa mencapainya. Bahkan Arhan terpaksa harus memakai sepatu Rp25 ribu, karena orang tuanya yang tak mampu membelikan sepatu mahal buatnya.
Diungkap dari unggahan video akun TikTok @imamjuna kalau Arhan sempat diberikan sepatu seharga Rp 25 ribu.
"Dulu Arhan sempat diberlikan sapatu seharga 25ribu. Sekali pake langsung jebol," keterangan ditulis di bawah video tersebut.
Pada video tersebut juga terlihat ibu Arhan Surati saat diwawancara seorang wanita terkait soal anaknya yang dibelikan sepatu bola seharga Rp25.000.
"Kita mendengar ibu Surati juga dulu sempat membelikan Arhan sepatu sepak bola seharga Rp 25.000. Nah itu bagaimana ceritanya ibu," tanya seorang wanita.
"Iya, kan kami orang desa, orang miskin. Punyanya cuman Rp 25.000. Jadi ya terpaksa ibu beli sepatu yang harganya Rp 25.000 itu untuk Arhan dan sekali pakai langsung jebol," ungkap sang ibu.
Sang ibu yang berprofesi sebagai penjual sayur itu mengungkapkan keseharian Arhan saat masih kecil yang pendiam dan manja.
"Dulu waktu kecil anaknya manja, pendiam, kalau makan tidak diambilin, dia tidak mau makan. Tapi setelah lulus SD, alhamdulillah dia bisa mandiri dan tidak tergantung sama ibunya," jelas Surati.
Tapi kini berbeda Arhan sudah jadi bintang dan memiliki penghasilan miliaran perbulannya jadi tak heran dia bisa membeli sepatu yang lebih baik dari pembelian ibunya.
Pada kualifikasi Piala Asia U-23 di Kota Solo, Arhan memakai sepatu merk Mizuno Alpha Japan AG-Fiery Coral 2. Harganya cukup lumayan mahal, yaitu Rp3.599.800.
Arhan pun sering membawa dua pasang sepatu saat latihan, jadi bisa dikalikan harga kedua sepatu pemain Tokyo Verdy tersebut. (*)
Berita Terkait
-
Salurkan Bantuan Benih Ikan, Dede Roni Bacaleg Dapil 2 Kota Sukabumi Tuai Respon Positif Dari Masyarakat
-
Sukses Laksanakan KKN, Mahasiswa Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi Berhasil Mendapat Kesan Positif dari Masyarakat Desa Undrus Binangun
-
Bikin "Ngiler", Ini Tiga Bubur Ayam Legendaris yang Patut Dicoba saat Berkunjung ke Sukabumi
-
Kisah Tini Kasmawati, Penjaga Owa Jawa dari Sukabumi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Daftar Lengkap Progres Lahan Koperasi Merah Putih se-Banten: Kabupaten Serang Terbanyak