Suara Sumatera - Rencana kedatangan Anies Baswedan di kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditolak oleh segelintir mahasiswa. Hal ini membuat pengamat politik, Rocky Gerung geram.
Kedatangan Anies Baswedan ke daerah-daerah secara politis, memang ingin menguji elektabilitasnya. Karena itu, Rocky Gerung memberikan pesan dengan mengapresiasi pemikiran BEM Universitas Indonesia (BEM UI) yang akan memperdebatan dalih-dalih KUHP yang baru disahkan.
"Beda BEM UI (berdebat dalih KUHP) dan BEM yang menghalangi Anies Baswedan, itu jahat," celetuk Rocky Gerung di akun kanal YouTube saat diwawancarai Hersubeno Arief.
Rocky mengungkapkan hak warga negara telah diatur dalam undang-undang, baik hak dipilih maupun dipilih. Apakah nanti Anies dipilih atau tidak dipilih, lalu apakah nanti memenuhi syarat Capres atau tidak memenuhi dukungan partai pada Pilpres 2024, maka itu hal lain.
"Anies itu datang ke daerah, memang menguji elektabilitasnya," sambung Rocky Gerung
"Apakah nanti dipilih atau tidak dipilih (dipilih warga). Didukung partai atau lainnya, itu soal syarat. Tapi kan ini hak warga ingin memimpin negara juga harus dilindungi," tegas Rocky Gerung.
Bahkan disebutkannya hak menjadi Presiden bukan suatu bentuk kejahatan kriminal, namun hak untuk diuji pemikirannya.
"Dimensi masyarakat itu, ada hasrat politik. Ganjar pun boleh mengutarakan niatan ingin menjadi presiden, Puan, Erick Thohir dan lainnya. Jadi jangan dilarang Anies datang itu buruk dalam berdemoktrasi. Harus Anies diundang masuk, berdebat," ujar Rocky Gerung.
Hal paling etis berpolitik bagi mahasiswa yang menolak Anies Baswedan, Rocky menyarankan bisa dilakukan melalui perdebatan yang sehat.
Baca Juga: Luis Milla Soroti Sikap Pemain Persib usai Lumat Persik, Haram Dilakukan Jika Ingin Juara
"Mahasiswa tidak boleh melarang. Itu buruk dalam tradisi akademis, karena Anies Baswedan datang dengan pemikiran. Anies bisa diusir setelah memberikan pemikiran, jika pemikiran soal kebangsaan salah. Setiap orang harusnya diberi hak mengutarakan pemikiran. Jika kalian tidak suka maka tinggalkan," bebernya.
"Karena yang didengar pemikiran. Jika tidak suka, bantah. jika tidak suka, jangan datang. Jangan orangnya disuruh pulang," sambung Rocky kemudian.
Rocky pun kemudian memuji kota Makasar yang sebenarnya punya sejarah mahasiswa pemberani namun cara berfikir nan tepat. "Ada sejarahnya 98 itu, Makassar, Medan, baru Jakarta bergejolak," ujar Rocky dengan nada geram.
Karena itu, ia mengajak mahasiswa lebih fokus mengkritisi KUHP yang sangat berpotensi menjerat orang-orang pemberani berkritik sekaligus menyampaikan pendapatnya.
"Masyarakat dan mahasiswa fokus ini pada KUHP yang melarang orang mengkritisi," harapnya.
Berita Terkait
-
Dilaporkan Ke Bawaslu, Anies Dan NasDem Dituding Colong Start Kampanye
-
Ganjar Pranowo Siap-siap Kecewa, Pendukung Jokowi Ternyata Pilih Prabowo, Anies Juga Kecipratan!
-
Anies Baswedan Dilaporkan ke Bawaslu RI, Gegara Dituding Berkampanye Saat Safari Politik di Aceh
-
Ramai Anies Pakai Jet Pribadi, Pengamat Anggap Masih Wajar: 'Selama Tidak Bertentangan dengan Aturan'
-
Pendukung Anies Bisa Ketar-ketir Nih, KPK Tegaskan Masih Selidiki Kasus Formula E Jakarta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring