/
Jum'at, 23 Desember 2022 | 13:35 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Antara)

Suara Sumatera - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan partai politik (Parpol) yang tak lolos verifikasi faktual menjadi peserta Pemilu 2024 tidak menuduh pihak-pihak lain.

"Menurut saya seharusnya kita berjalan di atas aturan itu dan tidak perlu kemudian ketika misalnya tersingkirkan, tidak lolos, kemudian dia menuduh ada pihak-pihak," katanya melansir Antara, Jumat (23/12/2022). 

Ma'ruf menyebut jika partai politik tidak puas dengan hasil yang ditetapkan KPU dapat mengajukan gugatan ke lembaga yang ditunjuk. 

"Seharusnya dia melengkapi sesuai dengan aturan, kalau tidak puas ada lembaga untuk dia melakukan gugatan," ujarnya.

Ma'ruf menilai parpol yang tidak lolos menjadi peserta pemilu sudah memiliki takdir atau garis tangan.

"Sudah garis tangannya begitu, garis tangan namanya itu," ujarnya. 

Menurut Ma'ruf, dalam proses pemilu memang ada partai yang lolos dan tidak lolos. Dirinya meminta parpol mengikuti aturan itu.

"Sudah ada aturan mainnya, seharusnya kita berjalan di atas aturan," ujarnya.  

Sebelumnya, Priden menyebut ada sejumlah pihak yang menuduh dirinya ikut campur tangan dalam proses verifikasi partai politik (parpol) menjadi calon peserta Pemilu 2024.

Baca Juga: Piala AFF Indonesia vs Kamboja: Data, Fakta dan Catatan Jelang Pertandingan

"Paling enak itu memang mengambinghitamkan, menuduh presiden, Istana, Jokowi, paling enak itu. Paling mudah dan paling enak," kata Jokowi.

Load More