Suara Sumatera - Sosok Anies Baswedan sebagai Calon Presiden (Capres) yang diusung oleh Partai NasDem disarankan memprioritaskan zonasi pertempuran baik primer, sekunder maupun tambahan. Salah satu yang menjadi zona pertempuran primer diantaranya yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Namun bagi Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menyarankan NasDem, PKS, dan Partai Demokrat menjadikan Jawa Timur sebagai zona pertempuran primer. Daerah tersebut juga menjadi pertimbangan pilihan atas sosok calon wakil presiden (Cawapres) Anies Baswedan.
Dari enam provinsi yang menjadi zonasi pertempuran primer, Pangi mengungkapkan Jatim memang paling potensial dan menjadi kunci kemenangan salah satunya di Pulau Jawa.
Anies seharus punya figur cawapres dengan kekuatan atau basis di daerah-daerah pertempuran primer tersebut. Salah saatu sosok yang paling menonjol saat ini, ialah sosol Gubernur Jawa Tengah Khofifah Indar Prawansa.
Mengingat figur Khofifah yang cukup kuqt dan mengakar di Jatim, apalagi latar belakang Khofifah yang merupakan kalangan Nahdlatul Ulama atau NU.
"Sebetulnya Khofifah kuat secara basis, bisa menambah suara Anies, terutama di kantong Jawa Timur, NU bisa solid," kata Pangi melansir Suara.com.
Direktur Eksekutif Voxpol Center Resarch and Consulting membandingkan apabila Anies memilih Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY ketimbang Khofifah sebagai cawapres.
Dengan prediksi Gubernur Ganjar Pranowo ikut meramaikan pencalonan pada 2024, maka sudah wajib bagi Anies memilih Khofifah menjadi cawapres sebagai upaya memecah suara Ganjar yang mendominasi Jateng dan Jatim.
"Pilih Ganjar sebagai capres atau Khofifah sebagai cawapres, mereka (masyarakat) punya kebangaan tersendiri, gubernurnya cawapres, dan kecenderungan mereka pemilih Jawa Timur pilih Anies-Khofifah ketimbang Ganjar," sambung Pangi.
Baca Juga: 6 Bansos Cair 2023, Siap-siap Tahun Baru Dapat Cuan Tambahan Lagi!
"Secara nasional memang Anies-AHY kuat, namun kalau kita lihat jeroan selera Jawa Timur masih Ganjar. Untuk memecah suara di Jawa Timur maka Khofihah yang bisa," kata Pangi.
Anies Baswedan sebagai capres Pilpres 2024 telah memulai safarinya di sejumlah daerah, seperti Aceh, Sumatera Barat, Riau.
Selain ke wilayah Indonesia bagian barat, Anies Baswedan pun sudah mengunjungi dua Pulai di Indonesia timur, yakni Papua dan Sulawesi Selatan.
Tag
Berita Terkait
-
Karena Dukung Anies Baswedan Sebagai Capres 2024, Rumah Gubernur Khofifah Disita KPK? Faktanya Ini
-
Ridwan Saidi Meninggal, Ruhut Sitompul Malah Berkicau: Akhirnya Pendukung Bacapres 'Gak Bener' Dipanggil Tuhan
-
Cak Imin Kurang Potensial Jadi Cawapres, Tapi Bisa Salip Erick Thohir hingga AHY karena Kantongi ini
-
Demokrat Gaspol Dorong Terus AHY Jadi Duet Anies: Paling Pas Hadapi Calon Jokowi
-
Benarkah Johnny G Plate Dipecat Jokowi gegara Dukung Anies Baswedan Kampanye?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci