Suara Sumatera - Upaya menghentikan langkah (jegal) Anies Baswedan disebut-sebut terus dilakukan berbagai pihak. Kali ini mengaitkan nama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Gubernur perempuan yang disebut-sebut akan berpasangan dengan Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang, disebutkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kabar Khofifah dijemput paksa oleh KPK usai beberapa waktu lalu ruangannya digeledah KPK. Salah satu akun Facebook membagikan informasi ini. Akun tersebut tampak mengunggah sebuah video berdurasi 9 menit 8 detik dengan narasi penjemputan paksa Khofifah oleh KPK.
Menariknya lagi, pemilik video mengaitkan penjemputan paksa Khofifah dengan upaya menjegal eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang akan melaju ke Pemilihan Presiden 2024.
"Dijemput Paksa Hari Ini !! Ternyata Lewat Khofifah, KPK Jegal Anies di Pilpres 2024," tulis narasi di video tersebut.
Di bagian thumbnail-nya terlihat Khofifah pakai rompi tahanan KPK yang diapit dua pria diduga petugas KPK.
Di sisi kanan terlihat foto Anies kala bertemu dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Sisi lainnya terlihat petugas kepolisian dengan seragam mereka.
"KPK Jemput Paksa Khofifah. Terungkap Ternyata KPK Jegal Anies Lewat Khofifah," seperti itulah judul yang tertera di thumbnail.
Video tersebut tampak telah mendapatkan banyak respon dari warganet. Apakah informasi tersebut benar?
Baca Juga: 5 Makanan Paling Menyehatkan di Dunia, Mana yang Sering Kamu Konsumsi?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, video yang diunggah pada Selasa (27/12/2022) itu sama sekali tidak membahas penangkapan Khofifah oleh KPK.
Video itu menunjukkan tanggapan sejumlah tokoh, seperti pengamat politik Rocky Gerung, terhadap aksi KPK menggeledah ruang kerja Khofifah belum lama ini.
Rocky menyebut masyarakat turut mencurigai sepak terjang KPK yang mungkin diwarnai dengan motif politik. Salah satu spekulasi yang berkembang adalah KPK menggeledah ruang kerja Khofifah sebagai bentuk upaya menjegal pencapresan Anies.
Terlihat pula video tanggapan dari eks Wakil Ketua KPK Mochammad Jasin. Jasin berharap supaya kasus dugaan korupsi dana hibah pengembangan dari OTT terhadap Wakil Ketua DPRD Jatim itu tidak dibawa ke ranah politik, baik oleh KPK dan pemerintah.
Faktanya, sampai akhir video sama sekali tidak ada informasi mengenai penangkapan paksa Khofifah, apalagi dikaitkan dengan dugaan pencapresan Anies.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Minta Dukungan FPI dan HTI Demi Menang Pilpres 2024, Ternyata Hoaks!
-
Tertangkap! Dua Pembobol Rumah Jaksa KPK Diciduk Di Jakarta
-
Jawab Tudingan BW, KPK Akui Sempat Kaji Tingkatkan Status Penyelidikan Ke Penyidikan Tanpa Tersangka
-
Ngotot Petinggi KPK Naikan Status Kasus Formula E Ke Penyidikan, Benarkah Demi Jerat Anies Jadi Tersangka?
-
Demi Tersangkakan Anies, BW Ungkap Pimpinan KPK Ubah Perkom: Tingkatkan Penyelidikan ke Penyidikan Tanpa Tersangka
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bek Timnas Inggris: Messi Sudah Ada di Ujung Karier, Hadapi Dia Kesempatan Sekali Seumur Hidup
-
4 Sabun Cuci Muka Garnier Low pH untuk Kulit Sensitif Perempuan
-
Jembatan Ampera Bakal Berubah Jadi Panggung Kebaya, Ratusan Perempuan Bidik Rekor MURI
-
Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional
-
Jalur Maut Pantura! 141 U-Turn di Indramayu Ternyata Ilegal
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak