Suara Sumatera - Sosok Ganjar Pranowo disebut-sebut sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilu 2024 yang bakal meneruskan misi dan visi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini pula yang membuatnya, dinilai harus lebih banyak dikritik dibandingkan Anies Baswedan.
Pengamat politik Refly Harun mengatakan dengan keinginan meneruskan visi dan misi Jokowi, menghantarkan Ganjar harus lebih banyak dikritik dibandingkan Anies Baswedan.
Refly Harun mulanya mengungkapkan rasa tidak menyangka jika Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpotensi maju pada Pilpres 2024.
"Jadi kalau Ganjar sama Anies jadi calon presiden, wah tidak menyangka teman masa kuliah saya dua-duanya jadi capres, apalagi kalau salah satunya jadi," ujarnya di kanal YouTube miliknya.
Dengan keinginan melanjutkan visi dan misi Jokowi, maka Ganjar memang perlu lebih bersiap dengan kritikan publik.
"Tapi memang untuk Ganjar karena dia kelanjutan dari Presiden Jokowi, itu perlu kritik, karena saya sudah berpendapat 4 bidang ini Jokowi gagal," bebernya.
Kritikan yang disampaikan sebenarnya dinilai sebagai upaya baik, agar apa yang menjadi warisan kegagalan Jokowi dapat segera diselesaikan.
Refly merangkum setidaknya Jokowi memiliki 4 kegagalan, yakni di bidang konstitusi, demokrasi, hak asasi, dan pemberantasan korupsi.
"Dan mudah-mudahan tidak diulangi oleh presiden berikutnya, termasuk Ganjar andai-andai," ujarnya
"Yaitu soal yang terkait dengan konstitusi, demokrasi, hak asasi, dan pemberantasan korupsi. Jadi 4 si ini menurut saya Jokowi gagal dalam 8 tahun terakhir," tandasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Tag
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Karier Luhut: Pernah Ditolak Masuk Kabinet, Kini Jadi Menteri Andalan Jokowi
-
Ketua Relawan Rumah Gadang Anies Baswedan Dikeroyok 2 Pria, Satu Wanita Pukul Kepala Pakai Sendok Semen
-
Apa Itu Baznas? Ini Tugas Badan yang Dananya Dipakai Ganjar Pugar Rumah Kader PDIP
-
Ketua Relawan Anies Dikeroyok di Depan Istri, Salah Satu Pelaku Diduga Wanita, Apa Motifnya?
-
Partai Ummat Amien Rais Dipastikan Gerus Suara PAN Buat Anies Baswedan, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi