/
Rabu, 22 Februari 2023 | 14:22 WIB
Anies Baswedan dan ibu-ibu pengajian (Instagram)

Suara Sumatera - Belum lama ini, Ketum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menjadi perhatian karena pernyataannya yang nyinyirin ibu-ibu pengajian.

Megawati menyinggung ibu-ibu pengajian yang sibuk sehingga melupakan keluarga.

Megawati dalam acara Seminar Nasional Pancasila dalam Tindakan: 'Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta Mengantisipasi Bencana' menyoroti soal stunting lalu menyinggung Ibu-ibu pengajian yang dianggapnya kurang mengurusi anak-anak mereka. Meski demikian, dirinya mengaku tidak melarang pengajian.

"Saya lihat ibu-ibu tuh ya, maaf ya, sekarang kan kayaknya budayanya, beribu maaf, jangan lagi nanti saya di-bully, kenapa toh senang banget ngikut pengajian. Iya lho, maaf beribu maaf," kata Mega di Jakarta, Kamis, 16 Februari 2023.

"Saya sampai mikir gitu, ini pengajian ki sampai kapan to yo, anakke arep diapake (anaknya mau diapain?)" ujarnya.

Meski demikian pegiat media sosial Eko Widodo juga menyoroti Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengundang ibu-ibu pengajian ketika menghadiri acara Tasyakur Milad ke-2 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Istora Senayan pada Selasa (21/2/2023).

Dia menyinggung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang nyinyirin ibu-ibu pengajian. "Saat ada yang hina tukang bakso, Anies malah undang tukang bakso ke Balkot.. Saat ada yang nyinyirin ibu-ibu pengajian, eh Anies malah diundang ibu-ibu majlis taklim..," ujar Eko Widodo dikutip di media sosialnya.

"Siapakah yang pro wong cilik silahkan rakyat menilai!!," tanyanya.

Momen ini dibagikan Anies Baswedan di media sosial. Dia pun menuliskan yang menegaskan jika ibu-ibu pengajian menjadikan perempuan yang punya bekal mendidik anak.

Baca Juga: BRI Liga 1: Rio Fahmi Fokus Pertahankan Persija di Papan Atas, yang Terdekat Kalahkan Barito Putera

"Alhamdulillah, dapat bersama-sama hadir dalam Tasyakur Milad ke-42 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Istora Senayan.

Berbicara tentang BKMT tentu tak dapat dilepaskan dari sosok ibu Tuty Alawiyah, yang bukan hanya seorang ustadzah yang mampu memimpin ratusan Majelis Taklim hingga menjadi BKMT yang jangkauannya seluruh Indonesia, juga seorang ibu yang hebat dalam mendidik anak-anaknya. Karena kami mengenal Prof Dailami Firdaus dan para saudaranya merupakan pribadi-pribadi yang berhasil di bidangnya, tak hanya itu mereka juga amat guyub serta saling support.

Selama 42 tahun BKMT telah menjadi teladan keberhasilan pendidikan dalam keluarga. BKMT menjadi bukti bahwa pengajian menghasilkan ibu-ibu yang lebih berpengetahuan. Ibu-ibu yang punya bekal untuk mendidik anak-anaknya, membuat rumah yang mencerminkan nilai Islam dan akhlak yang baik.

Terima kasih sudah diundang, dan terima kasih atas buku sebagai penghargaan, insya Allah BKMT semakin maju dan seluruh kebaikan dari BKMT menjadi catatan amal jariyah Allohuyarham Ibu Tuty Alawiyah."

Load More