/
Senin, 06 Maret 2023 | 10:35 WIB
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap santriwati yang terseret air bah di Sumut. (Ist)

Suara Sumatera - Enam orang santriwati terseret air bah di Sungai Parsariran, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut).

Kejadian ini mengakibatkan dua orang santriwati meninggal dunia. Sedangkan empat santriwati lainnya berhasil selamat dari maut. 

Humas Basarnas Medan Sariman Sitorus mengatakan petaka ini terjadi Jumat 3 Maret 2023 sore. Keenam santriwati Pesantren Ahmad Basyir sedang beraktivitas di tepi sungai 

"Tiba-tiba air sungai meluap dan langsung menyeret keenam korban," katanya, Senin (6/3/2023).

Sariman menyampaikan saat kejadian empat orang santriwati berhasil dan diselamatkan, satu orang santriwati meninggal dunia. 

"Satu orang santriwati tak kunjung ditemukan hingga akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Unit Siaga SAR Madina untuk melakukan pencarian," ujarnya. 

Setelah tiga hari berturut-turut melakukan pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu orang santriwati, pada Minggu 5 Maret 2023 sore.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 16.01 WIB di Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur," ungkap Sariman. 

Korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak Yayasan Pesantren yang disaksikan pihak kepolisian dan semua unsur yang terlibat.

Baca Juga: 5 Cara Mengatur Jadwal Belajar secara Efektif, Wajib Kamu Terapkan!

Adapun empat santriwati yang selamat yakni Amanda (12), Windi (12), Sania (12), Silha (13). Sedangkan dua orang yang meninggal dunia yakni Zuriah (12) dan Sisra (14).

Load More