Suara Sumatera - Belakangan Pegiat media sosial, Denny Siregar menjadi bulan-bulanan karena pernyataannya terkait manuver dari Anies Baswedan.
Penulis tersebut keheranan mengapa mantan menteri pendidikan tersebut tak ikut menanggapi masalah terkait Piala Dunia U20 terutama menollak tim nasional (timnas) Israel.
Menurutnya, Anies biasanya akan terjun dalam sebuah masalah seperti ini untuk menarik perhatian dan menaikkan citranya di masyarakat.
"Sedikitpun ga ada komen dari @aniesbaswedan tentang masalah pildun U20 ini ya ? Biasanya langsung jumpa pers dan bikin panggung terbuka," tulis Denny Siregar di Twitter dikutip pada Rabu (29/3/2023).
Namun hal tersebut malah berbuah petaka, tak kala isu tersebut berujung tragis sehingga membuat Indonesia kehilangan kesempatannya untuk menjadi tuan rumah dari Piala Dunia U20.
Hal ini membuat netizen ramai-ramai balik memberikan kritikan tajam mereka terhadap Denny. Beberapa menyuarakan dukungan untuk Anies.
"Runtuhnya negara bukan karena perbedaan suku agama dan pandangan politik. Tapi karena masih berkeliaran makhluk2 yang keahliannya hanya menjelekkan dgn harapan kelompoknya juga ikut menjelekkan satu sama lain. Akibat minim talenta untuk mengisi isi perut agar bisa tetap hidup," tulis netizen.
Ada yang mengatakan bahwa bakal calon presiden tersebut melakukan langkah cerdas hingga akhirnya tak meringis melihat akhir dari isu tersebut.
"Anies cerdas, dia tau persis kelompok liberal pro Israel sedang menabuh gendang “Politisasi Palestina”, dia senyum-senyum saja melihat para pendukung Capres Liberal berjoget dalam tari Topeng Penuh Kepalsuan hingga mereka lelah dan akhir meringis dalam kebodohannya sendiri," tulis netizen.
Baca Juga: Gubernur Bali Ajak Masyarakat Bali Berdoa Agar FIFA Tergerak Hatinya
"Gini amat cari makan orang diem aja di permasalahin gimana kalau bikin statemen? serius nanya apa gak ada kegiatan lain selain jadi buzzer? atau memang mata pencaharian," tulis netizen.
Berita Terkait
-
Menakar Elektabilitas Ganjar Usai Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia, Jadi Peluang Anies dan Prabowo?
-
CEK FAKTA: Kabar Anies Baswedan Akhirnya Akui Semua Utangnya di Depan Para Pendukung
-
'Mungkin Rizieq Shihab' Menebak Cawapres yang Disodorkan JK untuk Anies Baswedan
-
Menteri Jokowi Ini Ngeyel Tetap Ikut Buka Puasa Bersama Anies Meski Dilarang, Siap-siap Disanksi Ya!
-
Peluang JK Jadi King Maker Anies Baswedan Pada Pilpres Terungkap, Usulkan Sosok Cawapres
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian