Suara Sumatera - Sebanyak 56 orang tewas dalam pertempuran antara militer Sudan dengan paramiliter Pasukan Pendukung Cepat (RSF).
Sedangkan korban luka mencapai 595 orang. Demikian menurut keterangan komite pusat dokter Sudan dalam sebuah pernyataan melansir Antara Senin (17/4/2023).
RSF dan Angkatan Bersenjata Sudan membuka koridor kemanusiaan untuk evakuasi korban luka, terutama di kalangan sipil, selama pertempuran, serta bagi pasien ginjal.
"Kami menyeru kepada semua pasukan untuk membuka jalur keluar aman bagi pasien yang tertahan di pusat dialisis dekat komando tentara di Khartoum," ujar pernyataan itu.
Sedangkan pertempuran antara kedua pihak terus berlanjut selama dua hari berturut-turut di bagian berbeda di ibukota Khartoum, terutama dekat markas besar tentara.
Militer mengklaim mereka maju ke basis RSF di Khartoum dan negara bagian lain. Pasukan itu mengendalikan pangkalan di Omdurman kota kembar Khartoum yang berada di seberang Sungai Nil Putih, serta meyakini tentara akan segera mengakhiri konflik.
RSF menyangkal pernyataan dari tentara, menegaskan bahwa pertempuran masih berlangsung. Kelompok paramiliter ini lebih jauh mengklaim dalam sebuah pernyataan bahwa pasukannya menjatuhkan pesawat militer tadi malam.
Saksi mata di Khartoum mengatakan ribuan orang, termasuk di antaranya 400 siswa sekolah, berada di pusat kota Khartoum, tempat pertempuran intensif terjadi dekat markas tentara.
Perserikatan Bangsa-bangsa juga mengatakan tiga pekerja bantuannya tewas di Kabkabiya di Darfur Utara.
Baca Juga: Sudah Tahu Alfabet Meski Belum Genap 2 Tahun, Rupanya Ini Rahasia Sus Rini Dalam Ajarkan Rayyanza
Berita Terkait
-
Penuh Heroik, Pertempuran 5 Hari 5 Malam Palembang Diperingati di Monpera
-
Sejarah Hari Ini: Rekam Jejak Mil Mi-6, Helikopter Raksasa yang Pernah Dioperasikan oleh TNI
-
Sejarah Hari Ini: Mengenal Drone Kamikaze, Senjata Murah tapi Menjadi Momok Perang Modern
-
6 Fakta Sejarah Tentang Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya
-
Sejarah Hari Pahlawan Nasional, Pertempuran Dahsyat Mengusir Penjajah di Surabaya
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Piche Kota Bantah Tuduhan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, Siap Ikuti Proses Hukum
-
11 Laga Tersisa, Jarak Sisa 2 Poin, Pep Guardiola Bikin Dengkul Arteta Gemetar
-
Viral Monyet Punch Dibully Monyet Lain, Pihak Kebun Binatang Angkat Suara
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Setelah Kapolres Bima Kota, Kini Kasat Narkoba Toraja Utara Ditangkap Diduga Jadi Kaki Tangan Bandar
-
Bripda 19 Tahun Meninggal Usai Telepon Ibu Saat Sahur, 7 Fakta Dugaan Dianiaya Senior
-
Sinopsis Sinetron 99 Nama Cinta, Samakah dengan Versi Film?
-
Pramono Anung Respons Keluhan Warga, Lapangan Padel Bermasalah Akan Ditertibkan
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan