Suara Sumatera - Pilot Susi Air Philip Mertens hingga kini masih disandera oleh kelompok bersenjata di Papua. Hingga upaya pembebasan sang pilot terus dilakukan.
Seiring dengan itu, beredar di media sosial kabar yang menyebut bahwa pilot Susi Air Philip Mertens ditembak mati oleh Tim Satgas Damai Cartenz.
Narasi penembakan pilot yang disandera kelompok bersenjata di Papua itu dibagikan sebuah kanal YouTube bernama Pintu Istana baru-baru ini.
Kanal YouTube tersebut juga menampilkan thumbnail video seakan-akan proses penembakan tengah berlangsung.
Pengunggah mencantumkan judul narasi videonya sebagai berikut:
“DUKUNG PAPUA MERDEKA, PILOT SUSI AIR TEWAS DITANGAN SATGAS DAMAI CARTENZ.”
Lalu benarkah klaim pilot Susi Air tewas ditembak Satgas Damai Cartenz?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, tidak ada informasi valid yang menjelaskan bahwa pilot Susi Air Philip Mertens ditembak mati.
Faktanya, thumbnail video yang dimaksud adalah hasil manipulasi. Foto yang digunakan bukan peristiwa penembakan pilot Susi Air, melainkan insiden penembakan oleh kelompok bersenjata di kawasan bandara Aminggaru Papua pada Mei 2022.
Baca Juga: AS Roma Gagal Juara Liga Europa, Jose Mourinho: Kami Sedih dengan atau Tanpa Tangisan
Hal itu dibuktikan setelah melakukan pencarian Google Search Image. Foto itu diunggah artikel Suara.com dengan judul “Ada Penembakan Kelompok Bersenjata, AirNav Sempat Tutup Bandara Aminggaru Ilaga Papua” pada 13 Mei 2022.
Foto TNI yang tengah membawa senjata, merupakan foto anggota Kopassus yang pernah diunggah oleh beberapa akun di Pinterest pada tahun 2019.
Selain itu, terkait penembakan Pilot Susi Air, Satgas Damai Cartenz mengaku sedang menyelidiki ihwal video dari pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, yang mengancam akan menembak pilot Susi Air, Kapten Philip Mertens.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, kabar yang menyatakan pilot Susi Air ditembak mati merupakan informasi hoaks. Dengan demikian, video bernarasi ini masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Tag
Berita Terkait
-
Beredar Video Kelompok Teroris Papua Ancam Bunuh Pilot Susi Air, Bamsoet: Cepat Selidiki, Lakukan Penyelamatan
-
Lukas Enembe akan Disidang di PN Tipikor Jakarta dengan Dakwaan Terima Suap dan Gratifikasi Rp 46,8 M
-
Ogah Beberkan Upaya Pembebasan Pilot Susi Air yang Mau Dibunuh OPM, Panglima TNI: Itu Taktik Kita
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
5 Rekomendasi HP Murah Baterai Jumbo dan Fast Charging, Cocok untuk Driver Ojol
-
Arena Judi Sabung Ayam Dekat Masjid dan Rumah Tahfiz Digerebek, Ternyata Milik Pengacara
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Prediksi Lini Prancis vs Irak, Les Bleus Bidik Tiket Lolos Grup Piala Dunia
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Ribuan Relawan Makan Bergizi Gratis di NTB Demo Turun ke Jalan