/
Jum'at, 09 Juni 2023 | 16:10 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan bakal Capres Ganjar Pranowo usai penandatanganan kerja sama politik di Jakarta, Jumat (9/6/2023). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc)

"Sama-sama landasannya adalah Pancasila, berjuang untuk kesejahteraan rakyat Indonesia," tambahnya.

Ketiga, lanjut Hary Tanoe, sosok bakal capres yang dipilih PDIP, yaitu Ganjar Pranowo, merupakan figur yang kuat.
 
"Kami tahu sangat diterima masyarakat, masih muda dan yang paling penting memiliki komitmen untuk melanjutkan pembangunan apa yang sudah baik yang kita lihat pada hari ini," katanya. 

Dirinya juga menyoroti proposal kepemimpinan Ganjar Pranowo yang ingin melanjutkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan sangat penting dalam memajukan suatu negara.
 
"Itu adalah tiga hal yang melatarbelakangi mengapa kami pada akhirnya memutuskan untuk bekerja sama politik dengan PDI Perjuangan," tegasnya.

Hal inilah yang menguatkan Hary Tanoe menandatangani kerja sama politik dengan Megawati Soekarnoputri.

"Sebagaimana tadi sudah dilihat, resmi kami menandatangani kesepakatan kerja sama politik dengan PDI Perjuangan yang tentunya diwakili oleh ibu kita, Ibu Megawati Soekarnoputri," katanya.

Load More