Suara Sumatera - Manuver Partai Demokrat yang mendekati kubu PDIP padahal lebih dari 10 tahun bersebrangan dinilai penggiat media sosial Valinka menyinggung partai tersebut lagi bikin gertakan baru.
Partai Demokrat telah mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024, sedangkan PDIP memajukan Ganjar Pranowo.
Pertemuan kedua kubu itu terjadi dua hari setelah pernyataan Anies yang mengakui jika Demokrat dan PKS belum mengeluarkan modal dalam pengusungannya di Koalisi Perubahan.
Rudi Valinka menilai partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu merasa tersinggung dan terbawa perasaan (baper).
Rudi Valinka mengingatkan sebuah pelajaran bagi Anies untuk tidak menyinggung pihak-pihak tertentu.
"Pelajaran buat Anies jangan pernah nyinggung2 Gengsi kalo si orang Kaya itu ternyata Kikir," tutupnya.
"Koalisi Baper : 2 hari setelah statement Anies keluar kalo Demokrat dan PKS cuma MOKONDO maka Demokrat tersinggung lgs buat gertakan baru," kata Rudi Valinka di Twitter, dikutip Senin (12/6/2023).
Manuver Demokrat menemui PDIP yang disebutnya sebagai partai penguasa.
"Buat kontak dengan 'partai Penguasa'," jelasnya.
Baca Juga: Ahli Hukum Tata Negara: RUU Kesehatan Jangan untuk Mendulang Keuntungan
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya, mengakui telah bertemu dengan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, di kawasan Blok M, Jakarta, pada Minggu (11/6/2023).
Dia mengaku tengah merencanakan pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani. Meski demikian, Riefky menegaskan, secara etika politik, partainya tetap mengedepankan kerja sama dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) dalam pengusungan Anies Baswedan di Pilpres 2024.
"Walaupun Kami sangat antusias membicarakan rencana pertemuan Mba Puan dan Mas AHY, kami tetap menjaga etika politik dan saling menghormati posisi saat ini masing-masing partai terkait kontestasi Pilpres 2024," kata Riefky dalam keterangannya, Minggu (11/6/2023).
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Dipastikan Gagal Nyapres, AHY Putuskan Gabung Koalisi PDIP, Benarkah?
-
Meski Diajak Komunikasi PDIP, Ibas Demokrat Tegaskan Tak Goyah Sebagai Oposisi
-
Awal Mula Mencuatnya Isu Kontrak Politik Ganjar dengan PDIP Soal Penentuan Menteri
-
Strategi PDIP Lobi-lobi Dekati 'Lawan', Beri Sinyal Gelar Pertemuan dengan Nasdem
-
CEK FAKTA: Anies Ajak Masyarakat Tolak Timnas Argentina, Pemain Dibujuk Tak Datang Latihan
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik
-
John Herdman Puji Habis-habisan Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts and Nevis, John Herdman: Jangan Cepat Puas!
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Dakwaan Jaksa Soal Dugaan Gratifikasi dan TPPU Tak Terbukti, Eks Sekretaris MA Pilih Mubahalah