Suara Sumatera - Kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi mencapai 81,4 persen. Hal ini berdasarkan hasil survei Indometer.
Demikian dikatakan oleh Direktur Eksekutif lembaga survei Indometer Lonard SB melansir Antara, Selasa (20/6/2023).
"Di tengah tingginya tingkat kepuasan publik yang menembus 81,4 persen, Jokowi menjadi faktor penentu dalam Pilpres 2024," katanya.
Menurut Leonard, tingginya tingkat kepuasan publik merupakan fenomena yang baru terjadi pada masa Jokowi. Pada pemerintahan sebelumnya, ketika masa jabatan dua periode akan berakhir hanya separuh yang merasa puas.
Berbeda dengan para pendahulunya, Jokowi tidak bersikap diam dan berpangku tangan dalam kontestasi untuk memilih pemimpin nasional berikutnya. Jokowi mendorong sejumlah tokoh untuk maju, baik sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden.
"Jokowi tidak ingin legasi pembangunan yang telah diletakkannya dirusak oleh sosok yang tidak dapat dipercayainya," tutur Leonard.
Dirinya berpandangan bahwa para bakal calon presiden maupun bakal calon wakil presiden yang ingin berlaga pun harus memperhitungkan faktor Jokowi.
"Tingginya tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi menjadi tantangan tersendiri ketika ingin menawarkan program kepada publik," cetusnya.
Dalam survei hanya 17,8 persen yang merasa tidak puas dengan kinerja Jokowi, dan di antaranya sebesar 1,0 persen yang menyatakan tidak puas sama sekali. Sisanya menjawab tidak tahu/tidak jawab sebanyak 0,8 persen.
Baca Juga: CEK FAKTA: Citra Kirana Akhirnya Ikhlaskan Rezky Aditya Nikahi Wenny Ariani demi Anak
Survei dilakukan pada 5 hingga 10 Juni 2023 dengan melibatkan 1.200 responden. Margin of error survei sebesar kurang lebih 2,98 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
-
PKB Pingit Muhaimin Iskandar, Dilarang Bicara soal Pilpres 2024
-
Makin Mesra dengan Prabowo, Masinton Pastikan Jokowi 100 Persen Dukung Ganjar: Kami Samina Wa Wathona Keputusan Partai
-
Target Realistis Golkar: Airlangga Harus Jadi Capres di Pilpres 2024
-
Pakar Sebut Masa Jabatan Pimpinan KPK Diperpanjang Demi Jegal Anies Maju Pilpres 2024
-
Anies Vs Ganjar: Mengadu Dua Capres Jebolan UGM, Siapa Lebih Populer?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai