/
Rabu, 21 Juni 2023 | 00:18 WIB
Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi makan siang bersama di Istana Bogor. (Instagram)

Suara Sumatera - Presiden Jokowi mengakui adanya pembahasan politik saat makan siang bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di Istana Bogor, Minggu 18 Juni 2023. 

"Ya, utamanya politik, saya ngomong apa adanya," kata Jokowi melansir Antara, Rabu (21/6/2023). 

Namun demikian, Jokowi mengaku itu merupakan hal yang biasa. Dirinya menjelaskan sering menemui menteri tidak hanya di hari kerja, bahkan juga di akhir pekan. 

Selain Prabowo, Jokowi juga pernah mengajak makan siang Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Hanya saja, momen makan siang tersebut tidak diunggahnya di media sosial," ungkapnya. 

Diberitakan, Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto makan siang bersama di Istana Bogor. 

Hal itu terlihat dari foto yang diunggah Prabowo di akun Instagramnya. Tampak ada dua foto yang diunggah. Dalam foto terlihat Jokowi dan Prabowo sedang menyantap makanan yang dihidangkan di meja.

"Istana Bogor," tulis dalam unggahan dikutip Senin (19/6/2023). 

Deputi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden RI Bey Machmudin mengatakan agenda makan siang antara Jokowi dan Prabowo pada Minggu 18 Juni 2023 merupakan hal yang biasa.

Baca Juga: Respons Bobby Nasution Disebut Beda Sikap soal Bendera Golkar dan PDIP: Itu Hoaks

"Jadi, Bapak Presiden kan memang tinggal di Istana Bogor. Nah, mengetahui Pak Prabowo sedang di Bogor juga, di Hambalang, Presiden mengajak makan siang," kata Bey melansir Antara.

Selain menyantap makan siang, kata Bey, Jokowi juga berbincang dengan Prabowo mengenai sejumlah hal aktual, termasuk soal alat utama sistem persenjataan (alusista).

"Pasti (berbincang) masalah-masalah aktual, mungkin juga masalah alutsista," ucap Bey.

Bey menambahkan Jokowi memang rutin berkomunikasi dengan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, meskipun hal itu berlangsung di akhir pekan.

"Dengan menteri-menteri lain biasa, di hari Minggu pun kadang-kadang hari Minggu, hari Sabtu, Bapak Presiden biasa bertemu menteri-menteri," katanya. 

Load More