Suara Sumatera - Sejumlah eks karyawan Tasyi Athasyia berani tampil ke publik membicarakan pola kerja bersama selebgram tersebut.
Dalam podcast dr Richard Lee MARS, eks karyawan Tasyi Athasyia ini mengungkap fakta mengejutkan.
Menurut eks karyawan Tasyi Athasyia, mereka digaji di bawah standar upah minimun regional (UMR).
"Aku minta UMR, tapi dia kasihnya di bawah, dengan alasan nanti setelah probation (masa percobaan) gaji kamu naik dua kali lipat, tapi ternyata nggak (naik)," kata si eks karyawan, di kanal YouTube dr Richard Lee, MARS, Kamis (20/7/2023).
Sudah gaji di bawah UMR, jam kerja yang diterapkan juga sangat tidak manusiawi. Mereka bisa bekerja selama lebih dari 12 jam.
"Jadi ada dua tim, tim pagi jam 6 (pagi) sampai 3 (sore), tim malam dari jam 3 (sore) sampai jam 12 (malam)," jelasnya.
Tugas karyawan Tasyi adalah syuting dan mengedit konten untuk diunggah ke media sosial. Pekerjaan mereka rupanya sering melewati waktu.
"Pernah waktu itu tim baru kelar kerja jam 12 (malam) lewat, aku baru selesai kerja jam setengah 2 pagi. Terus jam setengah 8 pagi udah disuruh syuting, padahal jam kerjanya kan jam 3 (sore)," tutur eks karyawan Tasyi.
"Kalian ngerasa ini kerja rodi era 2023?" tanya Dokter Richard Lee tampak syok dengan lingkungan kerja karyawan Tasyi.
Baca Juga: Argentina Sudah, Erick Thohir Ingin Coba Kekuatan Korea Selatan di Laga Persahabatan
Selain gaji di bawah UMR, eks karyawan mengaku tak memiliki surat perjanjian kerja saat pertama kali masuk. Mereka juga tidak dibuatkan BPJS dan kurang jatah libur.
"Seminggu kan 7 hari, kami (kerja) enam hari seminggu, ada libur sehari, tapi kalau hari-hari besar enggak (libur)," imbuhnya.
Menurut undang-undang, jam kerja normal di Indonesia adalah 40 jam. Artinya para karyawan Tasyi Athasyia bekerja 14 jam lebih lama dari yang ditentukan.
Untuk karyawan yang ikut Tasyi Athasyia ke luar negeri, tidak ada ongkos dinas. Mereka juga mengaku tak pernah libur dan tak diberi uang lembur.
Berita Terkait
-
Gaji di Bawah UMR, Eks Karyawan Tasyi Athasyia Ternyata Kerja 54 Jam Seminggu
-
Gaji Telat, Eks Karyawan Tasyi Athasyia sampai Tak Punya Ongkos ke Kantor dan Tahan Lapar
-
Tasyi Athasyia Selalu Marah-Marah Setiap Belanja Bulanan Gegara Habiskan Duit Seharga Hermes, Netizen: Fix Pelit!
-
Sering Marah tentang Pengeluaran Rumah Tangga, Tasyi: Dapat Hermes Nih
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Trending di Steam, Sea of Remnants Bakal Menjadi Game RPG Gratis Tahun Ini
-
Sang Kakak Spill Tipis-Tipis, Intip Potret Pernikahan Virgoun dan Lindi Fitriyana
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?
-
Ulasan Film Rajah: Teror Mistis Jawa yang Intens dan Mencekam!
-
4 Film dan Serial Klasik Produksi Luar Negeri Cocok Ditonton Saat Ramadan
-
Kinerja 2025, BRI Bukukan Rp57,132 Triliun dan Perkuat Dukungan bagi Rakyat
-
Aksi Kamisan Yogyakarta: Soroti Kekerasan Aparat di Tual dan Penghormatan bagi John Tobing
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Laba Tembus Rp57,132 Triliun, BRI Tegaskan Komitmen Dorong Ekonomi Kerakyatan
-
Asal-Usul Anak Angkat yang Dicurigai Punya Hubungan Gelap dengan Ibu Tiri Nizam