Suara Sumatera - Beredar di Facebook yang membagikan tips mencegah demam berdarah dengan menyatukan cengkeh yang ditusukkan ke isi jeruk nipis.
Unggahan itu mengklaim bahwa aroma yang dihasilkan dari cengkeh bercampur jeruk tersebut akan mencegah datangnya nyamuk demam berdarah (DBD).
Dalam postingan akun Facebook tersebut menuliskan caption sebagai berikut:
“DBD lagi dimana-mana, lakukan sesuatu yang kecil. Ambil sekitar 4 buah jeruk nipis.
Jalankan untuk dua.
Taruh beberapa cengkeh segar di dalamnya (seperti pada gambar) dan letakkan di ambang jendela dan pintu tempat masuknya nyamuk.
Aroma cengkih bercampur jeruk sulit ditahan oleh nyamuk demam berdarah. Lakukan ini hari ini.
Oleskan jeruk nipis segar setiap dua hari. Potong cengkeh baru”.
Apakah benar jeruk nipis yang ditusuk dengan cengkeh bisa usir nyamuk demam berdarah?
PENJELASAN
Setelah ditelusuri, belum ada bukti valid terkait jeruk nipis ditusuk cengkeh bisa mengusir nyamuk demam berdarah.
Faktanya, terdapat faktor lain yang paling diutamakan untuk menyecah datangnya nyamuk demam berdarah.
Menurut ahli Dr Lahiru Kodituwakku dari Unit Pengendalian Demam Berdarah Nasional (NDCU) Kementerian Kesehatan Sri Lanka menyebutkan bahwa klaim tersebut tidak ada bukti ilmiah, yang terpenting dalam mencegah nyamuk DBD dengan membersihkan lingkungan dan memastikan bebas dari sarang nyamuk.
Daniel Markwoski, seorang technical adviser di Asosiasi Pengendali Nyamuk Amerika, menambahkan bahwa konsentrat minyak cengkeh memang bisa mengusir nyamuk, namun tidak menaruhkan cengkeh secara langsung di atas jeruk.
Baca Juga: Kena Roasting Kiky Saputri, Sikap Kaesang Pangarep Undang Pujian Warganet
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, tips yang menyebut bahwa jeruk nipis yang ditusuk dengan cengkeh bisa mengusir nyamuk demam berdarah (DBD) merupakan hoaks.
Pakar kesehatan dan ahli entomologi menyebut bahwa pengobatan rumahan tersebut tidak bisa diklaim untuk mencegah demam berdarah.
Dengan demikian, klaim jeruk nipis dicampur dengan cengkeh efektif mencegah nyamuk DBD masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan
-
5 Gentle Cleanser Aman untuk Kulit Sensitif, Anti Iritasi dan Menenangkan!
-
Nothing Headphone (a), Harga Rp2 Jutaan, Audio Premium dan Baterai Tembus 135 Jam
-
Contoh Susunan Acara Halalbihalal RT/RW Lengkap, Sederhana tapi Bermakna
-
Dibantai di Final, Pep Guardiola Malah Sebut Arsenal Tim Terbaik: Nyindir atau Pujian Tulus?
-
Kebakaran di Nanga Pinoh di Momen Lebaran 2026, Sejumlah Bangunan Hangus Terbakar
-
Yaqut Bersyukur Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran: Alhamdulillah Bisa Sungkem
-
Petualangan Sanraku Berlanjut! Shangri-La Frontier Season 3 Tayang 2027
-
Nekat! Mobil MPV Angkut 12 Orang saat Lebaran, Bagasi Terbuka Ditutup Terpal
-
Perang di Timteng Memanas Bikin Premi Asuransi Meningkat