/
Kamis, 17 Agustus 2023 | 13:17 WIB
Ilustrasi Pipik Dian Irawati atau Umi Pipik. Umi Pipik ingin bertemu Oklin Fia. (Suara.com)

Suara Sumatera - Pipik Dian Irawati alias Umi Pipik melaporkan selebgram Oklin Fia ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pornografi dan asusila, Rabu (16/8/2023). 

Umi Pipik mewakili teman-teman publik figur dan umat Muslim yang resah dengan konten-konten yang dibuat oleh Oklin Fia sebagai seorang YouTuber.

Sehingga laporan tersebut bukan sekadar atas nama dirinya pribadi, tetapi juga mewakili teman-teman publik figur lainnya.

"Sebenarnya ini titipan teman-teman publik figur juga, tapi tidak perlu saya sebutkan namanya," ujar Umi Pipik.

Dalam laporan Umi Pipik, Oklin Fia dikenakan Pasal 27 ayat (1) UU ITE serta Pasal 4, Pasal 8 dan 10 UU Pornografi. Ancaman hukumannya diperkirakan di atas 5 tahun penjara.

Dengan adanya laporan ini, Umi Pipik berharap bisa bertemu langsung dengan Oklin Fia dan akan mengajaknya ngobrol dari hati ke hati.

Umi Pipik percaya Oklin Fia masih bisa dinasehati untuk tidak mengulang perbuatan serupa yang membuat gaduh di media sosial.

“Mungkin saya bisa memberikan nasehat. Kita nggak boleh ngebenci orangnya. Saya pun juga nggak benci, dia kan juga hamba Allah. Cuma bagaimana kami bisa bicara,” terang Umi Pipik. 

Jika ke depannya Oklin Fia meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, Umi Pipik mempertimbangkan rencana mencabut laporan.

Baca Juga: Sebelum Nyanyi Rungkad, Putri Ariani Minta Restu Jokowi Agar Bisa Lolos ke Final AGT

“Kalau nanti memang ada permintaan maaf dari dia atau saat dipanggil dia mengaku dan segala macem, ya sudah. Tinggal nanti kami serahkan ke yang berwajib aja bagaimana ke depannya,” kata Umi Pipik.

Konten Oklin Fia yang dipermasalahkan Umi Pipik adalah aksi Oklin Fia makan es krim di depan kemaluan laki-laki.

Janda almarhum Ustaz Jefri Al Buchori itu khawatir kelak makin banyak anak muda yang ikut membuat konten semacam itu bila dibiarkan begitu saja. 

“Anak-anak ini kan 10 atau 20 ke depan mereka yang akan memimpin, bagaimana seandainya konten-konten seperti ini bermunculan lagi? Moral anak-anak kita gimana? Sementara anak-anak semua sudah bisa mengakses social media,” tutur Umi Pipik.

Umi Pipik sebagai pemuka agama juga keberatan dengan keputusan Oklin Fia untuk tetap memakai atribut perempuan Muslim saat membuat konten semacam itu.

“Kalau mau ber-social media, ya yang baik. Lihat juga apa yang kalian gunakan,” ucap Umi Pipik. 

Load More