Suara Sumatera - Kelompok suporter PSMS Medan, SMeCK (Suporter Medan Cinta Kinantan) menilai keputusan PT LIB yang tidak mengizinkan suporter tim tamu datang ke stadion mendukung timnya merupakan langkah kurang tepat.
Ketua Umum SMeCK Lauren mengatakan hanya 25 orang suporter tim tamu yang diperbolehkan datang ke stadion. Menurut Lauren, itu malah berpeluang menimbulkan benih-benih kericuhan.
Sebab, bagi suporter lain akan datang ke stadion tanpa menggunakan atribut khasnya, dan akan lebih leluasa bertindak sesuka hati.
"Ini jadi rancu, semua tim punya basis suporter masing-masing. Jika suporter datang ke stadion dengan atribut suporter, kami bisa memberikan imbauan untuk tidak berbuat onar. Tapi kalau datang ke stadion pakai pakaian biasa, di situ lah biasanya awal permasalahan timbul," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (29/8/2023).
Lauren mengatakan bahwa klub suporter Liga 2 bisa menjadi contoh bagi suporter klub Liga 1 untuk urusan hubungan antar klub suporter.
"Dalang yang menyebabkan suporter klub Liga 2 terkena imbas seperti ini kan dari liga lain, jadi kami tak setuju dengan keputusan PT LIB ini. Apa lagi, dengan diberikannya izin bagi suporter Liga 2 ke stadion justru bisa menjadi contoh bagi liga lain. Kami yakin dan sudah kami buktikan sejauh ini, tidak ada masalah dengan klub suporter tim Liga 2 lain," ujarnya.
Sebelumnya, PT Liga Indonesia Baru (LIB) melarang suporter tamu memberikan dukungan langsung ke stadion di setiap pertandingan, termasuk pada Liga 2 Musim 2023/2024. PSMS Medan pun menyurati PT LIB dan PSSI.
Direktur Teknik PT Kinantan Medan Indonesia, pengelola PSMS Medan, Andry Mahyar Matondang mengatakan, pihaknya meminta kebijakan itu ditinjau ulang. Pasalnya, sejauh ini di Sumatera tidak ada terjadi kerusuhan antarsuporter pendukung tim Liga 2.
"Jadi kami kirimkan surat permohonan peninjauan ulang keputusan PT LIB dan PSSI terkait dengan tidak boleh hadirnya suporter tim tamu di laga Liga 2," cetusnya.
Baca Juga: Kronologi Babe Cabita Kritis, Sempat Diduga Leukemia Tapi Ternyata Anemia Aplastik
Dirinya mengungkap sejumlah alasan dalam permohonan peninjauan keputusan penyelenggara liga sepakbola profesional di Indonesia itu. Menurut Andry, di tiga tim Liga 2 yakni PSMS Medan, Sada Sumut FC dan PSDS Deli Serdang berada di satu kepolisian daerah yang sama, Polda Sumut.
"Tidak ada historis antara suporter PSMS misalnya dengan PSPS atau dengan klub lainnya di Grup A sebuah permusuhan. Relatif aman kalau seandainya diberikan izin suporter kita untuk hadir mendukung kita pada setiap laga Liga 2," jelasnya.
Pihaknya telah mengirimkan surat kepada PT LIB pada 23 Agustus 2023. Pihaknya juga telah menyampaikan langsung kepada Direktur Utama (Dirut) PT LIB Ferry Paulus, melalui pesan WhatsApp terkait permohonan itu.
"Harapan kami PT LIB dan PSSI meninjau ulang keputusan itu. Agar klub suporter bisa mendukung tim di stadion, biar lebih greget," katanya.
Berita Terkait
-
Jadwal Kick Off Sriwijaya FC Liga 2 Musim 2023/2024, Ayo Dukung!
-
Jadwal Pertandingan Sada Sumut FC di Liga 2 Musim 2023/2024
-
Jadwal Pertandingan PSMS Medan di Liga 2 Musim 2023/2024
-
PSMS Medan Surati PT LIB dan PSSI soal Kebijakan Stadion Tanpa Suporter Tamu
-
PSMS Medan Boyong Dua Pemain Baru, Andri Muliadi dan Rizky Aldi
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar