Suara Sumatera - Youtuber Guru Gembul mendapat kritik keras dari aktivis Palestina asal Indonesia Muhammad Husein Gaza.
Salah satu kritik Husein Gaza adalah mengenai pernyataan Guru Gembul yang menyinggung dua ulama besar Islam Imam Al Ghazali dan Syekh Abdul Qadir Jailani.
Dalam konten Youtubenya, Guru Gembul mengatakan orang-orang Islam tidak bereaksi sama sekali ketika Pasukan Salib Eropa masuk ke Palestina dalam era Perang Salib.
Bahkan Guru Gembul menyebut nama-nama ulama yang ia nilai tidak menganggap penting tanah Palestina.
"Apa yang sesungguhnya terjadi pada zaman itu? Ada Abu Hamid Al Ghazali ada Syekh Abdul Qodir Jaelani ada Fachrudin Rozi. Ada begitu banyak ulama tetapi tidak ada satu pun di antara mereka yang pernah menuliskan kejadian perang salib, kejadian tentang kekerasan yang terjadi di Palestina. Kalau Palestina adalah tanah yang suci, kenapa mereka sedemikian diabaikan?" ujar Guru Gembul.
Husein Gaza mengatakan, Guru Gembul berasumsi jika ulama-ulama besar Islam itu tidak menulis tentang Perang Salib berarti tidak perduli terhadap Palestina.
"Ini fitnah besar. Hati-hati Guru Gembul. Antum sumbernya dari mana berani ngomong seperti itu? Antum telah memfitnah mereka loh," ujar Husein Gaza dikutip dari channel Youtubenya.
Husein Gaza menyarankan Gutru Gembul untuk membuka referensi yang valid jangan hanya bersumber dari Google.
Husein Gaza lalu menunjukkan sebuah buku berbahasa Arab berjudul "Beginilah Muncul Generasi Salahuddin dan Beginilah Al-Quds itu kembali ditaklukan oleh umat Islam" karangan Doktor Majid Irsan al-Kilani.
Baca Juga: 5 Penyebab Anak Jadi Pelaku Bullying, Karena Pengaruh Lingkungan?
Menurut Husen Gaza, Majid Irsan al-Kilani satu marga dengan Syekh Abdul Qadir Jailani.
Dalam buku itu, kata Husein, disebutkan bagaimana terbentuknya generasi Salahuddin sehingga membebaskan Baitul Maqdis dari Pasukan Salib.
Salahuddin Al Ayubi adalah seorang tokoh Islam yang berhasil membebaskan Palestina dari tangan pasukan Salib Eropa.
Menurut Husein, kemunculan Salahuddin Al Ayubi sebagai pembebas Palestina dari Pasukan Salib bukan secara tiba-tiba dalam setahun dua tahun.
Kata Husein, perlu waktu puluhan tahun bagi para ulama saat itu untuk membentuk generasi Salahuddin Al Ayubi hingga bisa membebaskan Palestina.
"Dan di antara ulama yang membentuk itu adalah Abu Hamid Al Ghazali," kata Husein Gaza.
Berita Terkait
-
Deddy Corbuzier Dituding Jadi Elite Global, Reaksinya Jadi Sorotan Warganet
-
Timnas Malaysia Merana, Ditinggal 2 Lawannya Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Apesnya Malaysia Ditinggal Duo Calon Lawan di Piala Merdeka 2023, Timnas Indonesia Siap Menggantikan?
-
Sosok Ustaz Adi Hidayat, Somasi Google Usai Diblokir karena Donasi Rp14 M ke Palestina
-
Kronologi Ustaz Adi Hidayat Somasi Google Buntut Prahara Donasi ke Palestina
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'