Suara Sumatera - Pengamat komunikasi, Ade Armando, tiba-tiba membela Anies Baswedan. Ia tak percaya jika Capres yang diusung Partai Nasdem itu mendukung khilafah.
Semua berawal dari baliho Anies Baswedan yang terpampang di sebuah tempat. Baliho yang memajang foto Anies itu bertuliskan "Dukung Anies Baswedan dan Khilafah. Bersama Anies Baswedan, Presiden Khilafah Akan Lahir".
Lewat akun media sosial Instagram @adearmando_official, Ade meragukan baliho tersebut dipasang oleh Nasdem dan PKB. Namun, ia tetap mengingatkan agar partai pengusung tersebut segera meluruskan informasi yang berkembang.
"Kita nggak bisa buru-buru menuduh ini kerjaan siapa. Tapi saya rasa kubu Nasdem dan PKB harus segera mengcounternya. Kalau dibiarkan, bisa terus berkembang," tulisnya.
Unggahan Ade Armando pun diserbu netizen. "Uda mulai bapak identitas nya," tulis jfpangemanan***.
"Berarti Nasdem biangnya dong, koq repot," kata tahapary***.
Sebelumnya, Ade Armando menyambut baik duet Anies-Cak Imin. Menurutnya, koaliasi Anies (Nasdem-PKB) punya makna penting dalam demokrasi Indonesia, terutama jelang Pilpres 2024.
"Kalau begini caranya (duet Anies-Cak Imin), kelompok Islam radikal, intoleran, FPI, HTI, 212, Rizieq Shihab, tidak punya tempat dimana-mana," kata Ade Armando dalam video yang ditayangkan di akun Instagram adearmando_official dengan "Kelompok 212, FPI, Rizieq, HTI kayaknya gak bakal dapat panggung pada Pilpres 2024!!!!, dikutip Suara Sumatera, Senin (4/9/2023).
Selama ini, kata Ade, kelompok-kelompok Islam garis keras itu dianggap dengan Anies Baswedan. Namun, ketika Anies diusung PKB, maka sulit bagi kelompok garis keras ini akan akur. Sebab, partai yang dipimpin Cak Imin merupakan partai Islam yang pluralis, terbuka dan toleran.
Baca Juga: Ade Armando Minta Maaf Usai Posting Video Penyerbuan Vihara di Glodok
"Tidak nyambung dengan kelompok Islam radikal," tuturnya.
Begitu juga di kubu Prabowo Subianto. Kelompok Islam radikal juga telah menyatakan tidak akan mendukung Ketum Gerindra itu di Pilpres 2024 karena ia dinilai telah berkhianat.
"Dia (Prabowo) juga menyesal pernah dibantu dan didukung oleh kelompok intoleran dan radikal," katanya.
Kemudian di kelompok Ganjar Pranowo. Jelas sekali kelompok Islam radikal itu tidak akan bergabung. "Tahun ini, alhamdulillah buat kita semua. Kelompok Islam radikal kayaknya nggak akan dapat panggung di Pilpres 2024," tutupnya.
Berita Terkait
-
Anies Dinilai Cari Pembenaran di Mata Najwa, Jansen Demokrat: Dia Maha Suci Tak Ada Salah, Semua Kotornya di Kami?
-
Respons Golkar Sumut Usai Kadernya di DPRD Medan Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024
-
Rizki Lubis, Anggota DPRD Medan Fraksi Golkar Deklarasi Dukung Anies di Pilpres 2024
-
Profil Kiai Thoifur yang Jodohkan Anies-Cak Imin, Ahli Istikarah yang Sering Mimpi Bertemu Rasulullah SAW
-
Sosok 2 Kiai yang Dapat Pesan Langit Cak Imin Berpasangan dengan Anies Baswedan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'