Suara Sumatera - Isu hubungan asmara Fujianti Utami atau Fuji dengan Asnawi Mangkualam belakangan menjadi bahan perbincangan publik.
Seiring dengan itu, sejumlah informasi menjadi sorotan. Salah satunya momen Fuji membeli rumah senilai Rp13 miliar secara cash alias kontan.
Hal ini berbeda dengan cerita Asnawi Mangkualam dengan kondisi keuangannya yang mungkin tak seindah yang terlihat. Sebagai pesepakbola, dalam beberapa tahun terakhir, Asnawi telah membangun reputasi positif di lapangan hijau.
Di luar harapan bahwa Asnawi memiliki kekayaan yang mencapai puluhan miliar dan memiliki ayah yang sukses dalam bidang sepakbola, ia ternyata juga memiliki kisah perjuangan pribadi dalam hal finansial.
Asnawi membagikan pengalaman bahwa nilai kontraknya mengalami penurunan ketika ia direkrut oleh klub sepakbola di Korea Selatan.
Keputusannya untuk bermain di klub Korea Selatan ini sebenarnya menentang keinginan ayahnya, Haji Bahar.
Ayah Asnawi, Haji Bahar, menentang keputusan tersebut dengan alasan penurunan gaji yang signifikan, terutama ketika ia memiliki kewajiban cicilan rumah di Indonesia.
"Haji Bahar tidak setuju. Aku bilang berikan aku dua tahun, jika gaji tidak naik, saya akan pulang ke Indonesia. Jika saya tidak mendapatkan kontrak yang lebih baik, artinya tidak ada kenaikan gaji dari sekarang, saya akan kembali ke Indonesia," terang Asnawi
"'Gaji telah turun banyak, kamu memiliki banyak cicilan, bagaimana kamu akan membayarnya?'" sambung Asnawi menirukan ucapan sang ayah.
Baca Juga: Thariq Halilintar Lebih Belum Bisa Move On dari Fuji Meski Dekati Aaliyah Massaid
Namun, karena telah berkomitmen untuk membayar cicilan rumah, Asnawi mencoba bernegosiasi tentang nominal pembayaran cicilan tersebut.
"Saya meminta penundaan dan saya menundanya selama satu tahun. Tidak ada pembayaran tahun ini. Jika itu yang Anda inginkan, itu tidak masalah. Jika saya diminta untuk membayar sesuai perjanjian awal, saya tidak punya uang," tegas Asnawi.
Sejauh ini, belum ada informasi terbaru tentang kondisi keuangan Asnawi Mangkualam. Namun, yang pasti, fans tetap memberikan dukungan padanya.
Mereka melihat Asnawi sebagai contoh laki-laki pekerja keras yang bisa menjadi inspirasi bagi generasi penerus di Indonesia.
Kesuksesan, menurut mereka, bukan hanya sekadar impian, melainkan sesuatu yang dapat dicapai melalui kerja keras dan ketekunan.
Asnawi Mangkualam adalah contoh nyata dari seorang atlet yang bekerja keras dan memiliki tekad kuat. Selain prestasinya di lapangan sepakbola, dia juga dikenal karena sikap religiusnya, sering melakukan zikir sebelum pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal?
-
Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Slank Jadi Kejutan Besar di Java Jazz Festival 2026, Tampil Lagi Setelah 17 Tahun
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial