Suara Sumatera - Nama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo santer dibahas menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rumor ini mencuat setelah KPK menggelah rumah dinas mentan sembari mengamankan sejumlah berkas dan uang.
Nama Mentan Syahrul Yasin Limpo atau SYL sebelumnya dikritik karena menjadikan Lesti Kejora sebagai duta petani milenial. Menteri ini pun kemudian ramai dikritik oleh netizen dengan mempertanyakan kinerja sekaligus kapasitas sosok Lesti di bidang pertanian.
Lesti Kejora disebut sebagai orang yang tidak tepat dijadikan duta, mengingat belum ada pengalaman dan kapasitas di dunia petanian.
Lesti Kejora seorang petani dangdut yang kehidupan asalnya ialah berasal dari wilayah pertanian, kekinian ia mengaku lebih membeli lahan guna mengembangkan bisnisnya.
Politisi partai NasDem ini pun kekinian disebut bakal akan ditetapkan sebagai tersangka KPK.
Dikonfirmasi Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni mengungkapkan belum mendapatkan informasi mengenai perihal penetapan tersangka tersebut.
"Belum sama sekali," kata Sahroni dihubungi Suara.com, Jumat (29/9/2023).
Perihal KPK yang menggeledah rumah dinas Menteri Syahrul, Sahroni pun mengungkapkan proses hukum yang dilaksanakan KPK.
"Saya baru dengar berita nih, tapi karena sudah demikian biasanya langkah KPK sudah melalui prosedur yang benar," kata Sahroni.
Baca Juga: Cuaca Jakarta Super Panas, Prof Zubairi Ingatkan Bahaya Penyakit yang Mengintai
"Kami hormati dan kita dukung proses hukum yang dilakukan KPK dan kita tunggu keterangan dari KPK setelah ini," sambung Sahroni.
Proses penggeledahan KPK berlangsung di rumah dinas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, di Jalan Widya Chandra V nomor 28, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Penggeledahan berlangsung hingga Jumat (29/9/2023) pagi.
"Informasi yang kami peroleh, proses kegiatan penggeledahan masih berlangsung di tempat dimaksud," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri berdasarkan keterangannya yang dikutip Suara.com pada Jumat (29/9/2023).
Berita Terkait
-
Syahrul Yasin Limpo dan Deretan Politikus Nasdem di Pusaran Korupsi
-
Deretan Koleksi Mobil Yahud Mentan Syahrul Yasin Limpo yang Dikabarkan jadi Tersangka
-
Lihat Harta Kekayaan Mentan Syahrul Yasin Limpo yang Dikabarkan jadi Tersangka Korupsi
-
Profil Lengkap Mentan Syahrul Yasin Limpo yang Dikabarkan jadi Tersangka Korupsi
-
Denny Siregar Soroti Kasus Korupsi yang Diduga Melibatkan Syahrul Yasin Limpo: NasDem Habis Diobok-obok
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman