SuaraSumedang.id - Muncul kabar mengenai kemungkinan pelaku penembak Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat lebih dari dua orang.
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan soal temuan baru dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Taufan menduga ada keterlibatan Putri Candrawathi, dan Kuat Maruf dalam eksekusi ajudannya itu, selain Bharada E serta Ferdy Sambo.
Pernyataan itu, disampaikan oleh Taufan saat menjadi tamu dalam program Rosi di Kompas TV. Saat itu, Rosi Silalahi menanyakan soal pembunuhan berencana yang dilakukan kelima tersangka di lantai tiga rumah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Saguling.
"Dia (Ferdy Sambo) sebelumnya mendengarkan keterangan dari istrinya (Putri Candrawathi), yang mengalami suatu peristiwa pelecehan seksual di Magelang," kata Taufan.
Lalu, Ferdy Sambo memanggil Kuat Maruf, Bripka RR, dan Bhadara E.
Kala itu, Ricky sempat menolak. Kemudian, Bharada E menjawab mau menjalankan perintah Ferdy Sambo.
"Sambo bilang kamu (Bharada E) akan saya lindungi," kata Taufan.
Taufan menyatakan itu, berdasarkan melihat rekonstruksi yang sudah dijalani kelima tersangka di Saguling, dan Duren Tiga.
Baca Juga: Ingin "Move On" Jadi Alasan Nathalie Holscher Unfollow Instagram Sule
"Ini (penilaiannya) berdasarkan rekonstruksi ya. Di situ tidak ada cerita tentang uang," kata Taufan.
Selanjutnya, Taufan mengatakan, mengenai uang itu baru dibahas setelah kejadian.
"(Setelah penembakan) itu, baru cerita tentang uang. Dari Sambo perancangannya," katanya.
Ferdy Sambo pun dikatakannya, sudah mengakui semuanya kepada Komnas HAM.
"Kepada Komnas HAM, dia (Ferdy Sambo) pun mengakui, bahwa dirinya otak pembunuhan tersebut," ucapnya.
Perencanaan pembunuhan Brigadir J dilakukan di lantai 3 di rumah Saguling. Saat itu, dilakukan rapat kecil antara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Berita Terkait
-
Angkat Lagi Isu Kekerasan Seksual Terhadap PC, Ketua Komnas HAM Ngotot Demi Jaga Nama Baik Brigadir J
-
Kemungkinan Kuat Maruf dan Istri Ferdy Sambo Ikut Menembak Brigadir J, Komnas HAM Beri Penjelasan Mengejutkan
-
Usai Didatangi Istri dan Orangtua, Kesaksian Bripka RR 'Balik Arah' dari Skenario Ferdy Sambo
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Mengenal Inesial F Umpan Cantik Pemikat Warga Amerika hingga Gasak Uang Rp41 Miliar
-
Less Waste dari Diri Sendiri, Kenali Prinsip 5R untuk Kurangi Sampah Sehari-hari
-
4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!
-
Klub Calvin Verdonk Tunjuk Anak Carlo Ancelotti sebagai Pelatih Baru
-
Ganja 2,8 Kilogram Nyaris Terbang dari Bandara SI
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Norwegia Pamer Kekuatan Jelang Piala Dunia 2026, Hajar Swedia Meski Tanpa Erling Haaland
-
Pidato 1 Juni Presiden Prabowo: Klaim Swasembada di Tengah Harga Mencekik
-
Tim Geypens Ternyata Sudah di Indonesia, Tapi Gagal Masuk Skuad Final untuk FIFA Matchday