/
Jum'at, 16 September 2022 | 11:48 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Rapimnas Partai Demokrat (ANTARA)

SuaraSumedang.id - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ade Irfan Pulungan membalas sindiran yang dilayangkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Semula, AHY menyebut Jokowi hanya sibuk gunting pita atas peresmian proyek infrastruktur yang sebetulnya sudah dibangun di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ade mengatakan seharusnya AHY bersikap lebih bijak dan menjadikan pernyataannya sebagai bentuk refleksi diri. Menurut Ade, SBY pun dulu turut meneruskan estafet kepemimpinan dari presiden sebelumnya, dan melanjutkan pembangunan yang sudah dijalankan pemerintahan terdahulunya.

"Kalau pernyataan AHY seperti itu tentu juga dia harus refleksi diri lagi pada saat misalnya awal pemerintahan Pak SBY dia juga melanjutkan pemerintahan sebelumnya," kata Ade saat dihubungi wartawan, Kamis (15/9/2022), melansir dari Suara.com.

Lebih jauh, Ade mengatakan urusan pembangunan infrastruktur tak usah diperdebatkan dan saling klaim siapa yang paling berjasa. Pasalnya, kata dia, masalah pembangunan infrastruktur berjalan secara berkesinambungan.

"Enggak usah juga dipertentangkan dan juga enggak usah diperdebatkan dan dibuat polemiklah," bebernya.

Ade menilai apa yang dilakukan Jokowi dalam rangka meneruskan pembangunan yang sudah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya. Hal itu, kata dia, merupakan sesuatu yang sudah seharusnya dilakukan.

"Ya, emang harus seperti itu kan (melanjutkan), namanya juga pemerintahan Republik Indonesia, Presiden juga Presiden Republik Indonesia. Tentunya dia bekerja untuk rakyat Indonesia, untuk negara Indonesia." tukasnya.

Sebelumnya, AHY membandingkan proyek pembangunan infrastruktur yang terjadi di era SBY dengan pemerintahan Jokowi, saat ini. 

Baca Juga: Moeldoko Geram! Minta BSSN Tindak Tegas Pengganggu Kedaulatan Data Indonesia

AHY menyebutkan pemerintahan saat ini seolah telah banyak membangun infrastuktur, padahal kenyataannya hanya sekedar melakukan seremoni gunting pita belaka. 

"Dan jadi mohon maaf nih nggak apa-apa teman-teman media bisa menangkap pesan ini. Ada yang mengatakan misal, jaman dulu nggak ada pembangunan infrastruktur nyatanya banyak," kata AHY dalam pidato pengarahannya di Rapimnas Demokrat 2022 di JCC Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Load More