SuaraSumedang.id - Kabar menggemparkan datang dari Bupati Purwakarta, Anne Ratna, karena telah menggugat cerai suaminya, Dedi Mulyadi yang merupakan mantan Bupati Purwakarta selama dua periode.
Anne mengajukan gugatannya ke Pengadilan Agama Purwakarta pada Senin (19/9/2022).
Informasi tersebut dibenarkan oleh Humas Pengadilan Agama Purwakarta, Asep Kustiwa.
“Register 1662/Pdt.G/2022/PA.Pwk, penggugat atas nama Hj. Anne Ratna Mustika yang melawan tergugat atas nama H. Dedi Mulyadi. Untuk sidang pertama dijadwalkan pada Rabu, 05 Oktober 2022,” ungkap Asep, saat ditemui di Pengadilan Agama Purwakarta, mengutip dari SuaraBogor.id, Rabu (21/9/2022)
Asep mengatakan bahwa pendaftaran gugat cerai yang dilakukan tersebut adalah secara langsung datang ke Pengadilan Agama Purwakarta.
“Ibu Bupati pada Senin, 19 September 2022 daftar secara langsung ke sini Pengadilan Agama Purwakarta dan dibantu petugas di sini melalui e-court dengan penggunaan lainnya,” ungkap Asep.
Namun, masih belum ada keterangan lebih lanjut terkait gugatan tersebut. Asep beralasan materi gugatan cerai bersifat tertutup.
“Untuk alasan gugatan mohon maaf saya tidak bisa mengungkapkan karena itu sifatnya masuk dalam materi gugatan dalam sidang nanti, itu wewenang majelis hakim,” ujar Asep.
Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi menikah pada tahun 2003 dan telah dikaruniai tiga orang anak.
Baca Juga: Bupati Purwakarta Anne Ratna Gugat Cerai Dedi Mulyadi
Ketiga anak Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika adalah Maulana Akbar Ahmad Habibie, Yudistira Manunggaling Rahmaning Hurip, serta Hyang Sukma Ayu.
Anne Ratna Mustika atau yang kerap disapa Ambu Anne sendiri merupakan bupati perempuan pertama di Kabupaten Purwakarta.
Ambu Anne bersama dengan wakilnya, Aming, memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Purwakarta pada 2018.
Sekaligus mendapatkan perolehan suara 43,8 persen dari total penduduk Kabupaten Purwakarta diatas 900 ribu jiwa.
Sangat disayangkan pernikahan Ambu Anne dan Dedi Mulyadi kini harus kandas dan hanya mampu bertahan sampai 19 tahun saja.
Hingga saat ini belum juga terdapat konfirmasi dari Anne maupun Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar yang akrab disapa Kang Dedi.
Berita Terkait
-
Harta Anne Ratna Mustika Capai Rp 10 Miliar, Berupa Tanah hingga Kendaraan Mewah
-
Sepak Terjang Dedi Mulyadi yang Berakhir Digugat Cerai Bupati Purwakarta
-
Dedi Mulyadi di Mata Netizen: "Pak Haji sering menyelesaikan masalah orang lain"
-
Kang Dedi Mulyadi Digugat Cerai Istri, Elektabilitasnya Kalahkan Ketum Golkar
-
Bupati Purwakarta Anne Ratna Gugat Cerai Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Tarif Nginap di Four Seasons Hotel George V Paris, Tempat Prabowo Beri Kejutan Ultah ke Teddy
-
Menafsir Ulang Kutukan Batu di Era Modern dalam Legenda Kelam Malin Kundang
-
7 Parfum Pria Elegan dan Tahan Lama, Murah Mulai Rp30 Ribu
-
4 Rekomendasi Body Lotion Indomaret yang Aman untuk Bumil
-
Lagi, Donald Trump Posting Foto Bareng Yesus Lagi Begini
-
Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, DPR Syok dan Desak Konsolidasi Internal
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Nadiem Makarim Akui Tak Paham Birokrasi Usai Terseret Kasus Korupsi
-
Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia
-
Studi: Ikatan Sosial Redam Konflik Perusahaan Sawit dan Masyarakat di Sambas