/
Jum'at, 23 September 2022 | 19:14 WIB
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (tengah) (Suara.com/Alfian Winsnto)

SuaraSumedang.id - Di balik perjalanan kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua Hutabarat, ada cerita tertentu yang terjadi.

Satu di antaranya dialami oleh Bharada E. Diketahui, nama Bharada E turut dijadikan tersangka dalam kasus penembakan ajudan Ferdy Sambo tersebut.

Meski begitu, Bharada E hanya menjalankan perintah sang bos saja, Ferdy Sambo.

Usut punya usut, Ferdy Sambo diketahui merupakan aktor utama di balik peristiwa berdarah di Duren Tiga tersebut.

Dilansir dari bandung.suara.com, Jumat (23/9/2022), Bharada E sempat gelisah saat hendak terjadi peristiwa tersebut.

Ia merasakannya saat melalui perjalanan dari Saguling III menuju Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Di Duren Tiga ini lah Bharada E menjalankan semua perintah Ferdy Sambo, yakni menembak Brigadir J.

Di lain sisi, melalui kuasa hukumnya, Ronny Talapessy, Bharada E buka-bukan atas peristiwa tersebut.

Bharada E mengatakan ada ketidakpercayaan jika dirinya harus menembak Brigadir J di kediaman Ferdy Sambo.

Baca Juga: Masyarakat Keluhkan Pertalite yang Dianggap Cepat Habis, Pertamina Bicara Kualitas: Masih Sama, Sesuai Spesifikasi dan Pengawasan Ketat

Ronny Talapessy mengatakan, sebelum mengeksekusi Brigadir J, Bharada E sempat masuk toilet terlebih dahulu.

Ternyata, saat berada di dalam toilet, Bharada E sempat berdoa terlebih dahulu untuk berdoa sebelum bertolak ke Duren Tiga dan mengeksekusi Brigadir J.

Load More