/
Rabu, 09 November 2022 | 11:25 WIB
Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

SuaraSumedang.id - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut pemilihan presiden alias Pilpres 2024 merupakan jatahnya Prabowo Subianto. Hal itu kemudian direspon oleh elit Partai Gerinda. 

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DKI Jakarta, Syarif yang menyebut tak ingin ucapan Jokowi tersebut malah membuat anggota partainya gede rasa alias geer. 

Meski begitu, Syarif mengamini perkataan orang nomor wahid di Tanah Air tersebut, di mana Prabowo Subianto bakal menggantikan Jokowi pada periode selanjutnya. Besar harapan Syarif melihat Ketua Umum Gerindra bisa menduduki kursi RI satu di Pilpres 2024.

"Mudah-mudahan tidak membuat kita GR, dukungan itu sudah patut dan mudah-mudahan itu menjadi kenyataan, kan orang berucap baik kan doa," kata Syarif di gedung DPRD DKI, Selasa (9/11/2022), sebagaimana dilansir dari Suara.com.

Ia menganggap apa yang disampaikan Jokowi tersebut merupakan sebuah doa. Namun, doa ini terasa berbeda karena dipanjatkan langsung oleh presiden. 

"Orang berucap baik kan doa, apalagi diucapkan oleh Presiden, Kepala Negara, senang lah ya dibuat begitu. Tinggal akhirnya kemenangan itu adanya di diri kita sendiri dengan kerja keras," bebernya. 

Syarif pun mengatakan kader Gerindra di Jakarta sudah siap memenangkan Prabowo. Ia menyebut sudah mulai ada pembahasan untuk menggaet mayorotas suara di Jakarta bagi Prabowo kalau jadi mentas di Pilpres 2024.

"Kita lagi jalan (persiapan menangkan Prabowo di Jakarta). Sudah, kan dibagi dua strateginya ke jaringan relawan dan ke jaringan partai," tandasnya. (Sumber: Suara.com)

Baca Juga: Deklarasi Koalisi dengan PKS dan NasDem Ditunda, Demokrat Bilang Begini

Load More