SuaraSumedang.Id - Areal bunga edelweis rawa di Ranca Upas Kabupaten Bandung, Jawa Barat, karena ada kegiatan Ranca Upas Trail Adventure 2023 rusak berat.
Dari video singkat Mang Uprit di TikTok beberapa waktu lalu, akibat kegiatan Ranca Upas Trail Adventure 2023 itu, bunga edelweis rawa yang ia tanam cukup lama, nyaris tidak tersisa lagi,
Bunga edelweis rawa itu hampir rata dengan tanah.
Jangan heran jika dalam akun TikTok yang kemudian direpos oleh sejumlah akun media sosial, Mang Uprit kesal dan marah termasuk kepada PT Perhutani yang telah memberi izin kegiatan tersebut.
Lalu, apa dan bagaimana bunga edelweis rawa tersebut?
Dikutip dari beberapa sumber termasuk @indoflashlight, berikut ini fakta soal Bunga Edelweis Rawa yang mempunya nama ilmiah Syngonanthus flavidulus tersebut.
Langka
Edelweiss rawa merupakan flora langka di Indonesia. Menurut catatan, bunga ini sekarang hanya tumbuh di Jawa Barat tepatnya di sekitar Ranca Upas dan Danau Ciharus, Kamojang, Kabupaten Garut Jawa Barat.
Konon, bunga ini pernah tumbuh di Kalimantan. Tetapi punah karena alam dan ulah manusia,
Baca Juga: 4 Negara Juara Piala Dunia U-20 Paling Banyak
Abadi
Edelweiss rawa disebut bunga abadi. Mengapa, karena mekarnya sangat lama dan tidak gampang layu, hampir sama seperti Edelweiss gunung.
Lama
Proses tumbuh Edelweis rawa lumayan lama. Bukan hanya sebulan dua bulan, tetapi butuh waktu bertahun-tahun untuk menghasilkan rumpun yang besar.
Dilindungi
Bunga Edelweiss rawa termasuk bungan dilindungi di Indonesia karena terancam punah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026