SUARA SUMEDANG - Siapa sangka Kang Dedi Mulyadi yang kini sukses berkarir di dunia politik ternyata bukan berasal dari golongan konglomerat atau orang kaya.
Dilansir dari denpasar.suara.com, melalui channel Youtube Kanal Purwanto Channelr, kakak Dedi Mulyadi beberkan kisah masa lalu adiknya yang dulu sempat ikut tes Secaba atau Sekolah Calon Bintara dan Catam (Calon Tamtama) TNI.
Sayang, Kang Dedi Mulyadi harus gagal, lantaran berat badan yang kurang ideal.
“Di berat badan teu kiateun, dan beugang, leutik (Gak kuat di berat badan, kurus, kecil),” kata teteh Ci Maung, dikutip denpasar.suara.com, dari Kanal Purwanto Channel, Minggu (16/4/2023).
Kang Dedi sempat berusaha untuk menaikkan berat badannya, akan tetapi tetap tidak memenuhi kriteria. Hingga akhirnya mantan Bupati Purwakarta itu memilih untuk masuk Universitas Padjajaran (UNPAD)
“Naik lah 2 kg. Tapi tetep gak memenuhi standar,” tambahnya.
Menurut penuturan sang Kakak, jika Kang Dedi Mulyadi memilih mundur saat kuliah di UNPAD, mengingat ekonomi keluarga, yang mana Dedi Mulyadi merasa membebani kedua orang tuanya yang penghasilannya hanya bergantung pada pensiunan saja.
“Bukannya teu boga duit (bukannya gak punya uang), emang anaknya kan perasaan yah, Bapak kan mung kantun pensiunan (Bapak kan tinggal pensiunan),” ujar kakak Dedi Mulyadi.
Kini diketahui karir Kang Dedi di dunia politik boleh dibilang telah berhasil.
Baca Juga: Anya Geraldine Bahas Soal Mastrubasi yang Aman, Begini Jawaban dari dokter Boyke
Dedi Mulyadi telah berhasil menduduki kursi DPR RI dan sempat menjabat sebagai Bupati Purwakarta tahun 2008 hingga 2013 silam.(*)
Berita Terkait
-
Soal Pencalonan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Beri Jawaban Menohok Begini
-
Terpengaruh, Salah Satu Alasan Komedian Eko Patrio Terjun ke Politik dan Pemerintahan
-
Etnis Tionghoa Berperan Penting Dalam Sejarah dan Perkembangan Politik Indonesia
-
CEK FAKTA: Dedi Mulyadi Rencanakan Pernikahan dengan Gita KDI Siap Jadi Ibu Terbaik untuk Anaknya?
-
Kompak Jadi Saksi di Pernikahan Putri Hary Tanoe, Prabowo Dinilai Bisa Jadi Penerus Jokowi
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Pernah Dipakai Runner Harian, Sekarang 7 Sepatu Lari Ini Justru Jadi Barang Koleksi Mahal
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha