SUARA SUMEDANG - Desa Tangguh Bencana (Destana) merupakan sosialisasi dan sebuah upaya untuk mitigasi bencana di wilayah desa.
Hal ini dikarenakan, Kabupaten Sumedang menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) berpotensi mengalami gerakan tanah dan ancaman bencana longsor.
Sosialisasi ini digelar di Desa Padasari, Kecamatan Cimalaka, yang mana Kecamatan Cimalaka termasuk satu dari 26 wilayah yang berpotensi mengalami gerakan tanah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Sumedang, Atang Setiawan mengatakan gelaran kegiatan ini sekaligus memberikan materi tentang mitigasi bencana.
Kegiatan digelar selama dua hari dengan pemberian materi dan simulasi serta pelatihan di lapangan.
“Hari pertama kami berikan materi, di hari kedua (14/6/2023) akan dipraktekan cara membuat sekat bakar,” kata Atang.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas Destana agar masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana bisa memahami berkaitan dengan penyebab bencana.
Kata Dony, kegiatan ini diperlukan untuk mengantisipasi serta mengurangi resiko bencana dengan pengetahuan yang diberikan oleh pakar di bidang kebencanaan.
“Sehingga masyarakat di Desa Padasari ini memahami bagaimana caranya memitigasi, cara mencegah bencana dan mengatasinya,” ucap Dony.
Baca Juga: 599 KPM di Sumedang Selatan Terima Bantuan Beras dari Badan Pangan Nasional
Lebih lanjut, Dony mengatakan saat ini sudah memasuki musim kemarau, ditambah dengan adanya fenomena El Nino yang berdampak pada berkurangnya curah hujan.
Dony juga meminta petugas untuk memperketat masyarakat yang hendak naik ke Gunung Tampomas, agar jangan sampai membawa korek api dan sejenisnya untuk mencegah kebakaran hutan.
“Diprediksi El Nino ini cukup panjang, biasanya terjadi bencana kebakaran. Apalagi Desa Padasari terletak di kaki gunung Tampomas,” kata Dony.
“Dengan pelatihan ini diharapkan masyarakat bisa mengatasi jika terjadi kebakaran dalam rangka mengurangi resiko bencana dan siap siaga ketika ada bencana,” sambungnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam
-
Kompak Jadi Aib, Piala Dunia 2026 Tak Ubahnya Panggung untuk Permalukan Anak Emas AFC
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors