/
Selasa, 11 Juli 2023 | 13:00 WIB
Penanaman pohon untuk memulihkan wilayah yang terkena bencana longsor. (Sumedang.go.id)

SUARA SUMEDANG - Penanaman 1.000 pohon di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggun, Kabupaten Sumedang, dilakukan untuk pemulihan pasca bencana longsor yang terjadi pada tahun 2021.

Dua tahun yang lalu Desa Cihanjuang ini telah terjadi bencana longsor yang merenggut puluhan korban jiwa.

Sekda Sumedang, Herman Suryatman mengatakan pihaknya berkomitmen untuk kedepannya mengantisipasi bencana yang akan terjadi.

“Saat ini dan kedepannya tidak boleh ada bencana lagi dan itu bisa terjadi apabila kita bisa mengantisipasinya. Satu diantaranya dengan melakukan penghijauan,” ucap Herman, dikutip Suara Sumedang (11/7/2023).

“Untuk itu mari kita bangun keseimbangan antara diri kita dengan kita sendiri, diri kita dengan sesama manusia yang lain, diri kita dengan lingkungan, diri kita dengan pemerintan dan sang pencipta, saya kira bencana kedepannya bisa diminimalisir atau dihindari,” sambungnya.

Bila melihat sesuai dengan peta bencana, Sumedang termasuk satu diantara kabupaten rawan bencana, seperti longsor, banjir dan bahkan bencana kebakaran hutan dan lainnya.

“Cara terbainya adalah mari kita cegah, antisipasi agar tidak terjadi bencana dengan penghijauan,” kata Herman.

Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi dan Sumber Daya Alam BNPB, Eny Supartini mengatakan penanaman pohon ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di alun-alun Sumedang.

Eny juga menyebut jika rumah relokasi hunian warga yang menjadi korban bencana longsor saat ini rumah yang dihuni lebih dari Perumnas.

Baca Juga: VIRAL, Video Lawas Nagita Slavina Tak Lancar Baca Surat Al-Kautsar Jadi Sorotan, Warganet: Dia Sultan...

“Ini akan menjadi percontohan. Apabila nanti kalau ada relokasi minimal rumanya seperti itu sangat bagus,” kata Eny. (*)

Load More