SUARA SUMEDANG - Rahmad Darmawan merupakan satu diantara pelatih lokal, yang masih eksis dalam melatih dan mengikuti kontestasi Liga Sepak bola Indonesia.
Pelatih lokal yang ada di Liga 1 saat ini, ialah Rahmad Darmawan yang melatih Barito Putera dan Aji Santoso yang menahkodai Persebaya.
Pelatih yang sering disapa Coach RD itu, menceritakan bagaimana formula dirinya saat melatih dan bisa membawa tim menjadi juara.
Formula itu diungkapkan RD dalam sesi wawancara di sebuah acara podcast, yang dipublikasikan di YouTube.
Mantan pemain timnas itu, mengaku jika dirinya sempat melatih tiga tim yang ada di Liga 1 dan Liga 2.
“Saya sebelumnya dengan Madura, lalu turun ke Liga 2 bersama RANS NUSANTARA FC, terus selesai dengan RANS saya dipinjem oleh Barito Putera,” kata RD.
Ia menjelaskan peminjaman oleh Barito Putera itu, untuk menaikan perfoma dari Laskar Antasari.
“Dipinjam (Barito Putera) berusaha untuk bagaimana bisa menyelamatkan Barito di Liga 1. Waktu itu rejeki juga, Barito tetap di Liga 1,” ucapnya.
“RANS juara, Barito selamat dari zona degradasi yah,” timpal pembawa acara.
Baca Juga: Trik Daftar Kartu Prakerja Gelombang 58 Anti Gagal
RD mengungkapkan jika dirinya menganut filosofi possesion dalam permainannya atau possesion play.
“Dalam sepak bola setiap waktu berubah, ilmu kepelatihan sepak bola, metodologi setiap waktu akan ada hal baru,” ucap RD.
“Jadi kita mesti improve sekarang, mesti mencari hal baru lagi untuk kita bisa ada di satu persaingan dengan mereka,” sambungnya.
Ketika ditanya mengenai membangun tim, RD mengatakan jika dirinya mendapatkan ilmu yang banyak pada saat melatih Persipura.
“Contoh saya mendapatkan satu pelajaran, pentingnya untuk saya menjaga pemain ketika mereka (pemain) masuk rumah sakit, saya dateng ke mereka, saya ajak bicara, ajak ngobrol. Itu ilmu penting untuk kita memberi sebuah perhatian kepada pemain,” kata RD.
Lebih lanjut, untuk membangun tim yang solid. Ia juga menceritakan tak hanya pemain yang diperhatikan, tetapi keluarga dari pemain juga ia perhatikan.
“Bahkan dengan keluarganya yang sakit, saya harus datang ke keluarganya. Hal-hal seperti itu penting, karena membangun hubungan tidak hanya dengan pemain tetapi dengan keluarganya,” ungkapnya.
“Sehingga akan punya satu tanggung jawab yang besar bagi pemain, ketika dia (pemain) merasa keluarganya juga di perhatikan dan itu pelajaran penting buat saya,” tutupnya. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Ferry Irwandi: Gubernur Rudy Masud Harusnya Beli Mobil Dinas Rp8,5 M Pakai Uang Sendiri
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak