/
Selasa, 12 September 2023 | 06:51 WIB
Kolase foto Denny Sumargo dan DJ Verny Hasan (Instagram/@sumargodenny - @vernyhasan_)

SUARA SUMEDANG-Permasalahan  Verny Hasan dan Denny Sumargo sepertinya sudah memasuki babak baru. 

Hal ini bahkan menarik perhatian Dr. Richard Lee dan mengundang ahli forensik. Tantangan Verny Hasan untuk melakukan tes DNA kedua  juga diterima suami Olivia Allan ini.

Seperti diketahui, Verny Hasan menantang Denny Sumargo untuk kembali menjalani tes DNA di salah satu rumah sakit di Singapura. 

Dr. Richard Lee mengundang langsung dokter forensik Rumah Sakit Umum Pusat Nasional, dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Ade Firmansyah. Dr Richard Lee mempertanyakan kemungkinan menyogok kepada rumah sakit yang melakukan tes DNA.

"Saya kasih pertanyaan ulti ya dok, misalnya satu orang mau bermain disogok untuk mempermainkan itu (tes DNA) bisa nggak ya?" tanya dokter Richard Lee kepada Ade Firmansyah dari chanell YouTube pribadinya.

Di luar dugaan, Ade Firmansyah mengungkapkan kecurangan sangat mudah terjadi. Namun kemungkinan tersebut kecil karena pasien tidak bisa langsung bertemu  dengan teknisi laboratorium yang bertanggung jawab melakukan tes DNA.  Sebab, kata Ade Firmansyah, hasil tes DNA dilakukan oleh petugas laboratorium.

Sedangkan pasien yang ingin tes DNA hanya menemui dokternya masing-masing.

"Nah, kalau kita ngomong, apa pun bisa terjadi. Kalau yang satu tidak memikat yang lain. Tapi begini, petugas laboratorium yang melakukan tes DNA di laboratorium  tidak akan punya kesempatan  bertemu pelanggan," jelas Ade. Firmansyah. "Ibarat di rumah sakit, dokter ketemu pasien. Lalu sampelnya dibawa ke laboratorium swasta misalnya. Pasien tidak tahu siapa yang bekerja, hanya dokternya," imbuhnya.

Selain itu, pemeriksa forensik  juga mengungkapkan  tidak ada seorang pun yang diperbolehkan masuk ke dalam laboratorium. Oleh karena itu, kecil kemungkinannya akan terjadi perilaku kecurangan petugas laboratorium saat melakukan tes DNA.

Baca Juga: Deal! Josep Gombau Gantikan Aji Santoso, Persebaya Surabaya Bakal Ikuti Gaya Tika Taka Ala Barcelona?

"Petugas laboran tidak memiliki keterkaitan dengan pasien. Dokter nggak bisa masuk sembarangan ke laboratorium. Kalau hasilnya ke selip nggak mungkin, karena akreditasi dari mesin memastikan prosesnya itu terstandar, sudah internasional,'' tutupnya.(*)

Load More