Slamet adalah saksi pertama yang melihat sepeda motor terbakar dan kemudian ditemukan dengan mayat yang diduga polisi adalah Iwan Budi P, pejabat Bapenda Kota Semarang.
Iwan Budi P dilaporkan hilang sekitar dua minggu sebelumnya, ia menyaksikan kasus dugaan korupsi yang ditangani Ditreskrimum Polda Jawa Tengah.
Penemuan sepeda motor hangus yang kemudian ditemukan berisi mayat di tanah kosong di kota Semarang memicu gelombang protes.
"Saya sedang memotong rumput di sana dan melihatnya (seperti sepeda motor terbakar)," kata Slamet, Jumat (9/9/2022).
Namun, Slamet mengaku tidak mengetahui jika ada korban jiwa di sana, sekilas ia merasakan sepeda motor terbakar.
"Jadi saya memotong rumput agak jauh, hampir tidak terlihat seperti mesin yang terbakar. Kemudian saya membuat laporan lagi. Di malam hari saya melihat sepeda motor terbakar dan saya tetap tinggal, tetapi saya tidak tahu kalau ada korban." kata Slamet.
Ketika ditanya oleh media apakah dia sudah lama terbakar, dia menjawab bahwa dia mungkin telah terbakar cukup lama.
Dugaan dari Polisi
Kapolres Kombes Kota Semarang Irwan Anwar mengatakan anjing pelacak digunakan untuk mencari bagian tubuh korban yang ditemukan tanpa kepala.
Baca Juga: Tanggapan Lesty Kejora Kalau Rizky Billar Selingkuh: Nggak Takut
Beberapa barang diduga milik orang yang hilang dua pekan lalu, bernama Iwan Budi P, pegawai Kantor Pelayanan Pajak Kota Semarang.
Di antara mereka yang ditemukan memiliki plat nomor yang sama dengan sepeda motor yang dibawa korban.
Kemudian ponsel, nama panggilan disematkan pada seragam pegawai umum.
"Korban keluar rumah dengan kendaraan roda dua dengan plat nomor ini. Satu lagi yang identik adalah plat nama, yang masih bisa dilihat Wan Budi P, mungkin ada surat yang saya hapus di sini," katanya.
“Masih ada HP, ikat pinggang dan pisau yang terbakar,” kata Irwan Anwar.
Kombes Irwan Anwar menjelaskan bahwa di tempat ini, polisi wilayah diberitahu bahwa awalnya sebuah sepeda motor terbakar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
5 Mobil Bekas 3 Baris di Bawah 100 Juta: Kabin Luas, Nyaman buat Keluarga
-
BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
5 HP Infinix dengan Kamera Terbaik 2026, Harga Mulai di Bawah Rp2 Jutaan
-
Calon Bek Timnas Indonesia Kirim Sindiran ke Manchester United
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Lenovo Serius Garap Tablet Premium, Yoga Tab Siap Jadi Pengganti Laptop?
-
Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Rekor 2-2-3 Jadi Alarm, Garuda Muda Wajib Waspada
-
Resonansi Sunyi di Jombang: Sebuah Dialektika Tentang Hidup dan Rasa Cukup